Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

YouTube Music Rilis Fitur AI Pembuat Playlist Berbasis Prompt

J
Penulis: Juliana Belence❯
YouTube Music hadirkan fitur generatif AI.
YouTube Music hadirkan fitur generatif AI.

batampos - Persaingan layanan streaming musik semakin ketat setelah YouTube mengumumkan inovasi terbaru di YouTube Music berupa generator playlist berbasis AI.


Advertisement

Fitur ini dirancang untuk meningkatkan personalisasi pengalaman mendengarkan musik dan hanya tersedia bagi pengguna dengan langganan Premium.

Generator playlist akan diberikan kepada pelanggan YouTube Music Premium serta pelanggan YouTube Premium.

Pengguna Premium dapat menciptakan playlist kustom hanya dengan memasukkan prompt teks atau suara, seperti memberikan deskripsi mood, genre, atau situasi tertentu.

Advertisement

Misalnya, cukup ketik atau ucapkan "musik santai untuk berkendara malam" dan sistem AI akan membangun daftar lagu yang sesuai berdasarkan katalog YouTube Music yang luas.

AI Playlist akan muncul di bagian Library, New, AI Playlist di aplikasi YouTube Music. Pengguna Premium bisa mengetik dan berbicara permintaan musik mereka.

Fitur ini hadir sebagai bagian dari upaya YouTube untuk memperluas penggunaan AI dalam pengalaman musik digital.

Advertisement

Mirip dengan tren yang sebelumnya dilakukan oleh layanan lain, seperti Spotify dengan Prompted Playlistnya.

AI tersebut memanfaatkan teknologi pemrosesan bahasa untuk menerjemahkan deskripsi lagu atau mood menjadi playlist yang relevan.

Fitur ini saat ini tersedia di iOS dan Android. Beberapa pengguna mungkin belum melihatnya secara langsung.

Fitur dilaporkan telah muncul di sejumlah negara sebagai bagian dari peluncuran global rollout yang bertahap.

Langkah ini mengikuti tren besar di industri streaming musik yang bersaing untuk menghadirkan pengalaman musik yang lebih personal dan otomatis kepada pengguna.

Generatif AI tidak hanya membantu menemukan musik baru, tetapi mengurangi beban pengguna dalam menyusun playlist manual.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Riset: 3,2 Persen Orang Dewasa Pernah Salahgunakan AI untuk Konten Seksual

Riset: 3,2 Persen Orang Dewasa Pernah Salahgunakan AI untuk Konten Seksual

Riset RMIT University menemukan 3,2 persen orang dewasa di Australia, Inggris, dan AS pernah menyalahgunakan AI untuk membuat atau menyebark

Keamanan Data Indonesia Dinilai Rapuh di Tengah Ancaman AI

Keamanan Data Indonesia Dinilai Rapuh di Tengah Ancaman AI

Ancaman siber di Indonesia semakin canggih dengan pemanfaatan AI, sementara kebocoran data masih berulang. Simak langkah melindungi data pri

AI Harus Memperkuat Manusia, Bukan Menggantikan Perannya

AI Harus Memperkuat Manusia, Bukan Menggantikan Perannya

PM China Li Qiang menegaskan AI harus memperkuat kemampuan manusia, bukan menggantikan peran atau mengendalikan kehidupan manusia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer