batampos - Batam, kota yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia, dikenal dengan pesona wisata, keindahan alam, serta kekayaan kulinernya. Oleh-oleh khas pulau ini sedikit banyak dipengaruhi oleh pulau-pulau di sekitarnya.
Kalau Anda berkunjung ke Batam, berikut lima oleh-oleh khas Batam yang wajib dibawa pulang untuk dibagikan kepada keluarga, teman, atau juga rekan kantor, yakni:
1. Kue Lapis Legit Batam
Kue lapis legit adalah salah satu oleh-oleh yang paling terkenal di Batam. Terbuat dari lapisan tipis yang dioleskan dengan mentega dan rempah-rempah, kue ini memiliki rasa yang kaya dan tekstur lembut. Kue lapis legit Batam dikenal dengan cita rasa yang lebih gurih dan manis. Kerap kali lapis legit ini menjadi oleh-oleh khas yang diminati turis mancanegara seperti Singapura, Korea, China, dan Malaysia.
2. Kerajinan Tangan Batik dan Tenun
Kerajinan batik dan tenun khas Batam adalah oleh-oleh seni yang dapat menjadi pilihan tepat bagi Anda yang mencari cendera mata unik. Produk batik dan tenun ini sering kali menggambarkan motif Melayu dan merupakan simbol budaya lokal. Batik ikan Marlin menjadi batik khas Batam.
3. Luti Gendang
Luti Gendang adalah kue khas Melayu. Rasanya manis dan gurih, serta aromanya yang khas dengan beragam isian. Isian yang terkenal adalah abon ikan. Kue ini tahan lama dan sangat cocok dijadikan oleh-oleh dari Batam.
4. Otak-Otak Ikan
Otak-otak ikan Batam adalah camilan berbahan dasar ikan yang dibumbui rempah khas, dibungkus daun, dan kemudian dibakar. Otak-otak ini terkenal dengan rasa gurih dan pedasnya, menjadikannya pilihan oleh-oleh yang enak dan mudah dibawa pulang.
5. Kacang Campur
Salah satu camilan khas Batam yang sering dijadikan oleh-oleh favorit bagi para wisatawan. Kacang campur ini terdiri dari berbagai macam kacang yang dicampur dengan bumbu rempah, memberikan rasa gurih dan sedikit pedas. Selain rasanya yang enak, kacang campur juga cukup tahan lama, sehingga cocok dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
Sebenarnya, kacang campur ini merupakan penganan impor dari Singapura. Namun kerap dijadikan warga lokal sebagai oleh-oleh saat mereka pulang kampung. Kacang campur ini bisa dibeli di berbagai supermarket yang ada di kota ini. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak