Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Disarankan Tidak Minum Kopi Setelah Makan, Ini Dampak Negatifnya

Ichwanul Fazmi • Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:45 WIB

ilustrasi. Kebiasaan minum kopi setelah makan biasanya bisa membawa beberapa dampak negatif bagi kesehatan.
ilustrasi. Kebiasaan minum kopi setelah makan biasanya bisa membawa beberapa dampak negatif bagi kesehatan.
batampos - Bagi banyak orang, minum kopi setelah makan, terutama setelah makan siang atau malam, sudah menjadi kebiasaan. Kopi setelah makan sering dianggap sebagai cara untuk mempercepat proses pencernaan atau hanya untuk menikmati secangkir minuman hangat penutup hidangan.

Namun, kebiasaan ini sebenarnya bisa membawa beberapa dampak negatif bagi kesehatan jika dilakukan terlalu sering. Berikut adalah beberapa alasan mengapa sebaiknya Anda menghindari minum kopi setelah makan.

1. Mengganggu Penyerapan Zat Besi
Salah satu alasan utama menghindari minum kopi setelah makan adalah efeknya terhadap penyerapan zat besi. Kopi mengandung senyawa yang disebut polifenol , seperti asam klorogenat dan tanin, yang dapat menghambat penyerapan zat besi non-heme (zat besi yang berasal dari tumbuhan) dalam makanan.

Penelitian menunjukkan bahwa minum kopi tepat setelah makan bisa mengurangi penyerapan zat besi hingga 35%. Hal ini terutama menjadi perhatian bagi mereka yang berisiko mengalami kekurangan zat besi, seperti wanita hamil, vegetarian, atau orang yang menderita anemia. Zat besi penting untuk produksi sel darah merah dan oksigenasi jaringan tubuh. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan, lemas, dan masalah kesehatan lainnya.

2. Menurunkan Penyerapan Mineral Lain
Selain zat besi, kopi juga dapat mempengaruhi penyerapan mineral penting lainnya, seperti kalsium, magnesium, dan seng . Zat-zat ini penting untuk berbagai fungsi tubuh, termasuk kesehatan tulang, fungsi otot, dan sistem kekebalan tubuh.

Mengkonsumsi kafein dalam kopi dapat meningkatkan ekskresi kalsium melalui urin, yang dalam jangka panjang bisa berdampak buruk bagi kesehatan tulang. Jika Anda mengonsumsi makanan yang kaya akan mineral ini, minum kopi segera setelah makan dapat mengurangi manfaat yang Anda peroleh dari makanan tersebut.

3. Mengganggu Pencernaan
Meskipun beberapa orang merasa kopi membantu "mempercepat" proses pencernaan, terutama dengan efek laksatifnya, kopi sebenarnya bisa meringankan masalah pencernaan bagi beberapa orang. Minum kopi setelah makan dapat merangsang produksi asam lambung yang berlebihan, terutama bagi mereka yang memiliki masalah lambung seperti refluks asam atau maag.

Peningkatan produksi asam lambung setelah minum kopi dapat menyebabkan perut kembung, mulas, dan gangguan pencernaan . Kopi juga merangsang gerakan usus, yang pada beberapa orang bisa menyebabkan perut tidak nyaman atau bahkan diare jika dikonsumsi berlebihan setelah makan.

4. Mengganggu Kualitas Tidur
Banyak orang yang minum kopi setelah makan malam mungkin mengalami masalah tidur di kemudian hari. Kopi mengandung kafein , yang merupakan stimulan alami. Kafein bekerja dengan memblokir adenosin, senyawa di otak yang memicu rasa kantuk. Akibatnya, jika Anda minum kopi setelah makan malam, tubuh Anda akan tetap terjaga lebih lama dari yang seharusnya.

Gangguan tidur bisa berdampak negatif pada kesehatan secara keseluruhan, termasuk penurunan fungsi kognitif, suasana hati yang buruk, dan peningkatan risiko berbagai penyakit, seperti hipertensi dan gangguan metabolik. Jika Anda sensitif terhadap kafein, sebaiknya hindari minum kopi setelah makan malam, atau setidaknya beri jarak 6-8 jam antara konsumsi kopi terakhir dan waktu tidur.

5. Meningkatkan Risiko Kecanduan Kafein
Mengonsumsi kopi setelah makan bisa menjadi kebiasaan, yang pada akhirnya bisa memicu ketergantungan kafein. Terlalu banyak kafein dalam tubuh dapat menyebabkan efek samping seperti tidak nyaman, jantung berdebar, dan sakit kepala. Selain itu, semakin sering Anda minum kopi, tubuh akan membangun toleransi terhadap kafein, sehingga Anda mungkin merasa perlu minum lebih banyak kopi untuk mendapatkan efek yang sama.

Kecanduan kafein juga bisa membuat Anda merasa "terikat" pada kopi, dan jika Anda melewatkan satu cangkir, Anda mungkin mengalami gejala-gejala seperti lelah, sakit kepala, atau kesulitan berkonsentrasi.

6. Efek Diuretik Kopi
Kopi memiliki sifat diuretik, yang berarti dapat meningkatkan produksi urin dan menyebabkan kehilangan cairan lebih cepat dari biasanya. Jika Anda minum kopi setelah makan, terutama setelah mengonsumsi makanan asin atau berat, ini bisa menyebabkan dehidrasi ringan. Ini sangat penting diperhatikan jika Anda tinggal di iklim panas atau berolahraga secara intens.

Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, dan gangguan konsentrasi. Pastikan untuk selalu menjaga asupan cairan yang cukup, terutama jika Anda memiliki kebiasaan minum kopi secara rutin.

7. Mengurangi Efisiensi Nutrisi dari Makanan
Ketika Anda mengonsumsi kopi setelah makan, terutama dalam waktu yang sangat dekat, tubuh mungkin tidak dapat memaksimalkan proses pencernaan dan penyerapan nutrisi dari makanan. Ini karena kopi, dengan efek stimulasinya, dapat mempercepat transit makanan di usus sehingga makanan tidak tercerna dengan baik. (*)

Editor : Ichwanul Fazmi