Tapi, tahukah kamu? Meski kaya manfaat, ternyata ada beberapa kelompok orang yang tidak disarankan untuk mengonsumsi terong terlalu sering, bahkan harus menghindarinya. Yuk, simak siapa saja kelompok yang perlu hati-hati terhadap konsumsi terong!
- Penderita Alergi Terhadap Nightshade
Terong termasuk dalam keluarga nightshade (Solanaceae), sama seperti tomat, kentang, dan cabai. Bagi sebagian orang, kelompok ini bisa memicu reaksi alergi, seperti gatal-gatal, ruam, hingga gangguan pernapasan ringan.
Gejala yang mungkin muncul:
- Kulit kemerahan atau gatal setelah makan terong
- Lidah atau tenggorokan terasa gatal
- Reaksi pencernaan seperti kembung atau mual
Kalau kamu mengalami hal-hal tersebut setelah makan terong, ada baiknya konsultasi ke dokter dan menghindari konsumsi selanjutnya.
- Penderita Asam Lambung atau GERD
Terong mengandung senyawa yang bersifat sedikit asam dan bisa memicu naiknya asam lambung pada beberapa orang. Teksturnya yang agak berserat juga bisa memperberat kerja lambung jika dikonsumsi dalam jumlah besar atau dimasak dengan cara yang berminyak.
Tips:
Jika kamu tetap ingin makan terong, pilih cara memasak yang lebih ringan seperti dikukus atau ditumis sedikit minyak, dan hindari mengonsumsinya dalam kondisi perut kosong.
- Orang dengan Gangguan Sendi (Artritis atau Rematik)
Beberapa penderita rematik atau artritis melaporkan bahwa mengonsumsi sayuran dari keluarga nightshade (termasuk terong) memperparah peradangan sendi. Hal ini mungkin disebabkan oleh senyawa solanine yang ada dalam jumlah kecil di dalam terong, yang dianggap bisa memperburuk nyeri sendi pada sebagian orang sensitif.
Meskipun belum ada bukti ilmiah yang benar-benar kuat, jika kamu merasa nyeri sendi memburuk setelah makan terong, sebaiknya hentikan dulu konsumsinya dan amati perubahannya.
Ingat, makanan yang sehat belum tentu cocok untuk semua orang. Seperti terong yang banyak manfaat bagi kesehatan, tapi tidak semua orang cocok mengonsumsinya. Dengarkan tubuhmu dan pilih yang terbaik untukmu, ya! (*)
Editor : Ichwanul Fazmi