Batampos - Bendera merah dan putih menjadi simbol kebanggaan Indonesia sejak diproklamasikannya kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Namun, tahukah Anda bahwa desain sederhana dua warna ini ternyata memiliki kemiripan dengan beberapa bendera negara di dunia ini?
Meski sekilas tampak sama, perbedaan detail hingga sejarahnya membuat setiap bendera memiliki identitas unik.
Berikut contohnya seperti dikutip dari Britannica, yakni:
1. Indonesia vs Monaco dengan Bendera Saudara Kembar
Bendera Indonesia dan Monaco sering disebut “kembar identik” karena sama-sama berbentuk bicolor horizontal merah di atas putih di bawah. Perbedaan utamanya terletak pada rasio ukuran: Indonesia menggunakan 2:3, sedangkan Monaco 4:5 sehingga terlihat lebih pendek dan lebar.
Baca Juga: Batam Marriott Hotel Harbour Bay Kembali Hadirkan The Art of Craft Vol. 3 dengan Sentuhan Rasa Bali di Altitude Rooftop Bar & Lounge
Selain itu, warna merah Indonesia lebih cerah, sedangkan Monaco memilih merah yang lebih gelap. Dari sisi sejarah, merah-putih Indonesia terinspirasi dari panji Kerajaan Majapahit, sementara Monaco mengadopsi warna heraldik keluarga Grimaldi sejak abad ke-13.
2. Indonesia vs Polandia, Penempatan warna yang terbalik
Meski sama-sama terdiri dari merah dan putih, susunan warnanya justru terbalik. Polandia menempatkan putih di atas dan merah di bawah. Perbedaan lainnya adalah rasio: Polandia menggunakan 5:8, membuatnya sedikit lebih lebar daripada bendera Indonesia.
3. Indonesia vs Singapura yang Memiliki Bulan dan Bintang
Sekilas, warna merah di atas dan putih di bawah pada bendera Singapura memang mirip. Namun, penambahan lambang bulan sabit dan lima bintang putih di bagian kiri atas menjadi pembeda paling mencolok.
Baca Juga: Lima Fakta Unik tentang Bendera Merah Putih yang Jarang Diketahui
Kedua negara sama-sama menggunakan rasio 2:3, tetapi Singapura memiliki makna simbolik yang menonjol pada lambangnya.
Fenomena kemiripan bendera bukan hanya terjadi pada Indonesia. Di dunia, ada juga contoh lain seperti Chad dan Rumania yang nyaris sama, atau Luxembourg dan Belanda yang hanya berbeda gradasi warna. Meski tampak mirip, setiap negara memiliki cerita sejarah, budaya, dan perjuangan yang membentuk identitas visualnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak