8 Anak SMKN 1 Batam, Alat Terbatas tapi Bawa Pulang 3 Medali dari Malaysia

batampos - Tidak ada kemewahan dalam perjalanan marching band SMKN 1 Batam menuju Kuala Lumpur, Malaysia.
Tempat latihan belum ideal. Sebagian peralatan sudah rusak dan tak lagi bekerja maksimal. Anggaran pun terbatas.
Bahkan untuk sekadar berangkat ke Malaysia, mereka harus mengetuk pintu perusahaan dan berbagai pihak. Proposal demi proposal diajukan demi mendapatkan dukungan.
Namun, ada satu hal yang tak pernah habis: tekad untuk berjuang.
Selama enam bulan, anak-anak marching band SMKN 1 Batam berlatih hampir tanpa mengenal hari libur. Sepulang sekolah dan di sela kewajiban Praktik Kerja Lapangan (PKL), mereka kembali berkumpul untuk berlatih.
Malam hari pun tak jarang masih dihabiskan di tempat latihan hingga sekitar pukul 22.00 WIB.
Tubuh yang lelah setelah seharian beraktivitas tak menjadi alasan untuk berhenti.
Ada satu tujuan yang mereka kejar: membawa nama SMKN 1 Batam dan Indonesia ke panggung Asian Music Games 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Perjuangan panjang itu akhirnya berbuah.
Mereka tidak sekadar datang untuk tampil. Mereka pulang membawa medali.



