Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Deteksi Penyalahgunaan Narkoba, Tes Urine Mendadak Menanti Ribuan ASN Pemkab Anambas

Ihsan Imaduddin • Senin, 17 November 2025 | 19:00 WIB
Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Anambas sedang melaksanakan apel. Polisi berencana melakukan tes urine mendadak terhadap ASN.
Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Anambas sedang melaksanakan apel. Polisi berencana melakukan tes urine mendadak terhadap ASN.

batampos- Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas dalam waktu dekat akan menjalani tes urine secara mendadak.

Pemeriksaan ini digelar sebagai bentuk pengawasan dan komitmen pemerintah dalam memastikan aparaturnya bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Rencana ini muncul setelah aparat kepolisian kembali mengungkap kasus narkoba yang melibatkan pejabat daerah.

Pekan lalu, Camat Siantan Tengah non aktif, Afrizal, ditangkap polisi karena diduga kerap mengonsumsi sabu di kantornya.

Kasus tersebut menyita perhatian publik dan mendorong adanya langkah tegas.

Tes urine nantinya akan dilakukan saat seluruh ASN mengikuti apel bersama di Kantor Bupati Anambas.

Mekanisme pemeriksaan mendadak itu dipilih agar semua pegawai hadir dan tidak memiliki kesempatan untuk menghindar.

Wakapolres Anambas, Kompol Shallahuddin, mengatakan pihaknya akan turun langsung ke lokasi apel tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Hal ini dilakukan demi mendapatkan hasil pemeriksaan yang objektif dan transparan.

"Semua pegawai dikumpulkan, nanti secara mendadak kami muncul untuk tes urine," ujar Shallahuddin kepada Batam Pos.

Ia menegaskan bahwa Polres Anambas sangat serius dalam memerangi peredaran narkoba.

Tindakan tegas tidak hanya diterapkan kepada masyarakat biasa, tetapi juga kepada pejabat yang seharusnya memberi teladan.

Baca Juga: Kerabat Barkad Batam Dilantik, Fadli: Tidak Boleh hanya Berkumpul harus Bergerak

Menurut Shallahuddin, narkoba merupakan ancaman serius karena dapat merusak mental, perilaku, dan masa depan seseorang. Oleh karena itu, pencegahan harus dimulai dari lingkungan pemerintahan.

“Ini bukan hal yang bisa ditoleransi. Siapapun yang terbukti memakai, akan tetap diproses sesuai aturan,” tegasnya.

Untuk memastikan pelaksanaan tes urine berjalan lancar, Polres Anambas kini tengah berkoordinasi dengan Bupati Anambas.

Jumlah ASN yang akan diperiksa cukup banyak sehingga alat tes harus disiapkan dalam jumlah besar.

"Untuk tes urine ini kita bakal koordinasi dengan Bupati Anambas. Karena, untuk tes stick alat uji narkoba harus banyak. Tentu kolaborasi dengan Pemkab untuk pengadaannya," ujar Wakapolres.

Pemeriksaan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi ASN agar tidak mencoba-coba terlibat narkoba.

Tes urine massal juga menjadi wujud komitmen pemerintah untuk membersihkan birokrasi dari oknum yang bisa merusak citra pelayanan publik.

Pegawai yang terlibat narkoba tidak boleh diberi ruang untuk tetap berada dalam sistem pemerintahan. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#tes urine