batampos- Pengamanan di Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, mulai diperketat oleh pihak kepolisian menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang.
Peningkatan pengamanan dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang hendak bepergian ke luar daerah untuk merayakan libur akhir tahun bersama keluarga.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, mengatakan pengamanan penting dilakukan guna mencegah penumpang yang nekat naik kapal meski tidak memiliki tiket.
Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu juga menjadi perhatian utama dalam pengamanan angkutan laut selama periode Nataru.
“Sekarang cuaca lagi tidak menentu, kita antisipasi jangan sampai ada kapal yang overkapasitas. Ini demi keselamatan bersama,” ujar Kapolres Gusti.
Ia menegaskan, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama sehingga aturan kapasitas kapal harus benar-benar dipatuhi oleh seluruh pihak.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian yang berjaga juga diwajibkan membantu proses keluar masuk penumpang di pelabuhan.
Bantuan tersebut terutama diberikan kepada penumpang lanjut usia (lansia), anak-anak, serta penumpang yang membutuhkan perhatian khusus.
Kapolres menambahkan, pengamanan tidak hanya dilakukan di Pelabuhan Tarempa, tetapi juga di seluruh pelabuhan yang menjadi pintu masuk dan keluar penumpang di Anambas. “Ini berlaku di semua pelabuhan, bukan hanya di Tarempa,” tegasnya.
Untuk mendukung pengamanan, Polres Kepulauan Anambas mendirikan posko pengamanan di tiga lokasi strategis.
Ketiga posko tersebut berada di Pelabuhan Tarempa, Pelabuhan Berhala Letung, dan Pelabuhan Matak.
Dengan adanya posko pengamanan ini, pihak kepolisian berharap masyarakat merasa lebih aman dan nyaman saat melakukan perjalanan laut.
Sementara itu, penjualan tiket di Pelabuhan Tarempa terpantau mulai melandai setelah sebelumnya sebanyak 1.215 penumpang diberangkatkan menggunakan KM Bukit Raya.
Salah satu agen tiket, Hendri, mengatakan untuk kapal Pelni masih tersedia sekitar 500 kursi kosong pada KM Kelimutu yang dijadwalkan berangkat pada 26 Desember dengan tujuan Kijang.
Selain itu, tiket kapal ferry MV Seven Star Island untuk jadwal keberangkatan hingga akhir tahun juga masih tersedia dan belum menunjukkan lonjakan signifikan. (*)
Editor : Tunggul Manurung