Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Usai Lebaran, Pasar Tarempa Mulai Beroperasi

Ihsan Imaduddin • Rabu, 25 Maret 2026 | 20:45 WIB

Suasana Pasar Tarempa sudah mulai terlihat aktifitas ekonomi, sejumlah toko kembali buka pasca libur lebaran. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos
Suasana Pasar Tarempa sudah mulai terlihat aktifitas ekonomi, sejumlah toko kembali buka pasca libur lebaran. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos

Batampos - Aktivitas perekonomian di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas mulai kembali normal pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah, Selasa (24/3/2026).

Sejumlah pelaku usaha dan masyarakat terlihat kembali menjalankan aktivitas seperti biasa setelah libur lebaran.

Berdasarkan pantauan di Pasar Tarempa, suasana pasar mulai ada denyut aktivitas sejak pagi hari.

Warga berdatangan untuk berbelanja berbagai kebutuhan pokok setelah beberapa hari sebelumnya aktivitas cenderung sepi.

Sejumlah toko yang sebelumnya tutup saat hari raya, kini mulai membuka kembali usahanya. Deretan ruko di kawasan pasar terlihat sudah beroperasi, meski belum sepenuhnya seluruhnya aktif.

Aktivitas jual beli terlihat berlangsung lancar. Masyarakat tampak membeli berbagai kebutuhan seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga kebutuhan dapur lainnya untuk memenuhi stok pasca lebaran.

Selain sembako, permintaan terhadap kebutuhan lainnya juga mulai meningkat. Beberapa warga terlihat membeli perlengkapan rumah tangga serta kebutuhan harian yang sempat tertunda selama libur lebaran.

Salah satu minimarket di kawasan tersebut bahkan tetap beroperasi sejak hari pertama Idulfitri. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

"Kita hari lebaran pertama tetap buka, tak tutup. Karena jaga kebutuhan pokok masyarakat, kalau tutup kasian mereka mau beli dimana," ujar penjaga minimarket, Ahua.

Menurutnya, meskipun jumlah pembeli sempat berkurang saat hari raya, namun kebutuhan masyarakat tetap harus terpenuhi sehingga toko tetap beroperasi.

Berbeda dengan itu, sebagian pedagang memilih untuk menutup usahanya sementara waktu untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga dan kerabat.

Seperti yang dilakukan Sucito, seorang pedagang suku cadang mesin pompong, yang baru kembali membuka tokonya pada hari ini setelah dua hari tutup.

"Sudah saatnya kembali buka, kalau kelamaan tutup, kasian juga masyarakat. Karena saya kan jual sparpart mesin pompong," ujar Sucito.

Ia mengaku memilih menutup tokonya pada hari pertama dan kedua lebaran untuk memanfaatkan waktu bersilaturahmi, meskipun tidak memiliki banyak keluarga di Tarempa.

"Kalau saya ini perantauan, jadi tidak banyak saudara di sini. Paling ya kita datang ke rumah pelanggan atau relasi saja," jelasnya.

Menurutnya, waktu dua hari sudah cukup untuk merayakan lebaran dan menjalin silaturahmi, sehingga kini ia kembali fokus menjalankan usahanya seperti biasa.

Dengan mulai normalnya aktivitas perdagangan dan meningkatnya interaksi jual beli di pasar, perekonomian di Tarempa diharapkan terus bergerak stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat pasca Idulfitri. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Pasar Tarempa