Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Hindari Kemacetan Kendaraan, Lalu Lintas Kawasan Pasar Tarempa Diusulkan Satu Arah

Ihsan Imaduddin • Rabu, 22 April 2026 | 15:00 WIB
SEBUAH mobil melintas dikawasan Pasar Tarempa beberapa waktu lalu. Jalan sempit selalu menyebabkan kemacetan. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos
SEBUAH mobil melintas dikawasan Pasar Tarempa beberapa waktu lalu. Jalan sempit selalu menyebabkan kemacetan. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos

Batampos - Kepadatan arus lalu lintas di kawasan Pasar Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, menjadi perhatian warga. Salah satu solusi yang diusulkan untuk mengatasinya yakni dengan penerapan sistem satu arah guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi.

Kondisi jalan di kawasan tersebut dinilai tidak lagi mampu menampung volume kendaraan yang terus meningkat. Terlebih, jalur yang relatif sempit membuat kendaraan sulit bergerak leluasa.

Saat mobil melintas, ruang jalan menjadi semakin terbatas. Akibatnya, sepeda motor maupun kendaraan dari arah berlawanan harus berhenti dan saling menunggu.

Situasi ini sering memicu kemacetan panjang, terutama pada jam-jam sibuk. Aktivitas perdagangan di pasar turut menambah kepadatan kendaraan di lokasi tersebut.

Baca Juga: Gas Malam Bareng Vario 125, Komunitas Honda Jelajahi Batam

Tidak hanya itu, kendaraan yang parkir di bahu jalan juga mempersempit ruang gerak pengguna jalan. Hal ini membuat arus lalu lintas menjadi tidak teratur.

Kondisi semakin parah ketika terjadi pertemuan kendaraan dari dua arah dalam waktu bersamaan. Pengendara kerap kesulitan mencari celah untuk melintas.

Lonjakan kendaraan juga terjadi saat kapal penumpang tiba di pelabuhan. Arus mobilitas warga yang meningkat membuat kemacetan tidak terhindarkan.

"Belum lagi kalau ada kapal masuk, pasti jalan ini macet. Bagusnya dibuat satu arah," ujar warga setempat, Prengky Tanjung, Selasa (21/4).

Prengky menilai penerapan sistem satu arah akan membuat arus lalu lintas lebih tertib dan lancar. Dengan begitu, tidak ada lagi kendaraan yang saling berpapasan dari dua arah.

Ia menjelaskan, skema yang diusulkan yakni kendaraan diarahkan mengitari Sungai Sugi menuju Masjid Jami Baiturrahim. Pola ini dinilai dapat mengurangi titik-titik kemacetan.

Dengan sistem tersebut, seluruh kendaraan akan bergerak dalam satu jalur yang sama. Sehingga potensi hambatan akibat kendaraan berlawanan arah dapat dihilangkan.

Baca Juga: Cocok untuk Nongkrong dan WFC, 5 Cafe Baru di Batam Paling Hits 2026

"Bisa diterapkan, apa 24 jam atau hanya jam-jam tertentu misalnya ketika aktivitas jam kerja maupun pulang kerja pegawai maupun ketika ada kapal masuk," jelas Prengky.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Anambas, Nurullah, menyatakan pihaknya menyambut baik usulan tersebut.

Namun, menurutnya, penerapan sistem satu arah perlu melalui kajian teknis yang matang agar tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.

"Kami menyambut baik masukan dari masyarakat. Usulan ini akan kami bahas lebih lanjut bersama Bidang Perhubungan Darat untuk dikaji secara teknis sebelum diputuskan," ujar Nurullah.

Pemerintah daerah diharapkan dapat segera menindaklanjuti usulan tersebut agar tercipta kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan kenyamanan masyarakat di kawasan Pasar Tarempa. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Pasar Tarempa #lalu lintas