Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Biawak Albino dan Binturong Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Safari Lagoi, Bintan, Ternyata Makanan Utamanya Daging Ayam

Slamet Nofasusanto • Minggu, 6 Juli 2025 | 19:45 WIB
Seorang wisatawan mencoba memegang Biawak Albino di Safari Lagoi, Bintan.
Seorang wisatawan mencoba memegang Biawak Albino di Safari Lagoi, Bintan.

batampos- Safari Lagoi memiliki dua satwa langka baru yang menjadi daya tarik bagi wisatawan yaitu Biawak Albino dan Binturong.

Kedua satwa ini tidak hanya menarik perhatian wisatawan tetapi juga menawarkan pengalaman edukasi unik bagi mereka yang berkunjung.

Seorang wisatawan, Adit mendapatkan pengalaman edukasi yang unik saat mengunjungi Safari Lagoi.

Ia baru pertama kali melihat Biawak Albino dan merasa geli, namun memberanikan diri untuk memegang satwa langka ini dengan ditemani oleh pawang.

Guest Relation Officer (GRO) Taman Safari Lagoi, Candra Gumelar mengatakan, Biawak Albino dan Binturong merupakan satwa titipan dari Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) dan tiba di Safari Lagoi pada November 2024.

Candra menjelaskan, Biawak Albino merupakan salah satu satwa langka karena memiliki warna tubuh yang putih.

Dengan menampilkan satwa ini di area depan safari, wisatawan dapat mengetahui tentang kelainan pigmen yang menyebabkan warna putih pada Biawak Albino.

Wisatawan juga dapat mengetahui makanan utama Biawak Albino adalah daging ayam dan sapi serta bagaimana satwa ini dapat hidup dan berkembang.

Binturong juga termasuk salah satu satwa langka dengan spesies dari keluarga Luwak yang terbesar.

Binturong memiliki berat 5 sampai 10 kilogram dengan panjang sekitar 1 kilometer.

Candra mengatakan, Binturong dikenal sebagai satwa penghasil kopi luwak di Jawa dan Sumatera. Makanan utama Binturong adalah buah-buahan seperti pisang, pepaya, mangga dan kopi.

Candra mengatakan, bagi wisatawan yang ingin melakukan interaksi dengan Biawak Albino dan Binturong, mereka akan ditemani oleh pawang untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama interaksi. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#biawak albino