batampos – Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan galangan kapal PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Sabtu (25/4) siang. Seorang pekerja bernama Dame Lumban Tobing meninggal dunia setelah terlindas forklift.
Insiden terjadi saat proses pengangkutan tabung gas di area kerja. Korban diduga berada di jalur lintasan forklift, hingga tertabrak dan terjatuh sebelum akhirnya terlindas kendaraan berat tersebut.
“Korban sempat ditolong rekan kerja di lokasi,” ujar Robi, salah seorang pekerja.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Embung Fatimah. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka berat di bagian kaki dan tubuh.
Kapolsek Batuaji, Bayu Rizki Subagyo, membenarkan kejadian tersebut. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
“Sudah empat saksi yang dimintai keterangan, termasuk operator forklift,” ujarnya.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan kerja di lingkungan perusahaan tersebut. Sebelumnya, sejumlah kejadian serupa juga dilaporkan pernah terjadi dan menimbulkan korban jiwa.
Pemerintah melalui Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, sebelumnya telah mengingatkan perusahaan untuk meningkatkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pemerintah juga membuka kemungkinan pemberian sanksi jika pelanggaran keselamatan terus terjadi.
Kasus ini kembali menjadi sorotan terhadap penerapan standar keselamatan kerja di sektor industri berat, khususnya di kawasan galangan kapal Batam. (*)
Editor : Jamil Qasim