batampos — Kabar seru datang dari dunia pendidikan di Kota Batam. Sebanyak 40 murid kelas 4, 5, dan 6 dari SD Negeri 003 Batu Aji sukses menerbitkan buku puisi berjudul “Langkah Kecil Menggapai Impian”.
Bukan sekadar tugas sekolah, buku ini jadi bukti nyata bahwa anak-anak bisa berkarya sejak dini—dan hasilnya pun layak diapresiasi.
Yang bikin makin spesial, proyek ini tidak hanya melibatkan murid, tapi juga para guru. Kolaborasi ini melahirkan karya bersama yang kini sudah terpajang rapi di pojok baca perpustakaan sekolah—siap dibaca siapa saja.
Buku puisi ini lahir dari program literasi sekolah yang dikoordinasikan oleh tim literasi di bawah kepemimpinan Sutarya Aryaningsih. Melalui program ini, murid didorong untuk menuangkan ide, mimpi, hingga perasaan mereka ke dalam bentuk puisi.
Hasilnya? Beragam cerita dan imajinasi unik tentang masa depan tertuang dalam setiap halaman. Judul “Langkah Kecil Menggapai Impian” terasa pas—menggambarkan perjalanan awal anak-anak dalam mengejar cita-cita besar mereka.
Kepala sekolah, Sri Nurlelawati, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini. Ia berharap kegiatan literasi seperti ini terus berkembang dan menjadi budaya positif di lingkungan sekolah.
Gerakan ini juga jadi sinyal kuat bahwa Batam bukan cuma kota industri, tapi juga kota yang aktif menumbuhkan kreativitas generasi muda.
Lewat langkah sederhana seperti menulis puisi, anak-anak belajar lebih dari sekadar kata-kata—mereka belajar percaya diri, berani berekspresi, dan bermimpi besar.
Seperti pesan inspiratif yang mengiringi karya ini: membaca membuka jendela dunia, dan menulis adalah cara meninggalkan jejak. Dari Batam, langkah kecil itu kini mulai menggema. (*)
Editor : Putut Ariyotejo