batampos – Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di ruas jalan sebelum Bundaran Punggur, Kota Batam, Kamis (7/5) sekitar pukul 12.00 WIB.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut berlangsung dramatis setelah satu unit Toyota Avanza putih terguling di badan jalan usai terlibat tabrakan dengan dua kendaraan lainnya.
Tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu yakni Toyota Kijang LGX BP 1xx5 EY yang dikendarai Dimas, Toyota Avanza putih BP 1xx8 J yang dikemudikan seorang wanita, serta Toyota Harrier BP 1xx8 PV.
Berdasarkan keterangan di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat Toyota Kijang LGX yang membawa muatan pupuk melaju dari arah Batuaji menuju Punggur. Saat berada di jalur kedua dari kanan sebelum Bundaran Punggur, kendaraan tersebut diduga diserempet Toyota Avanza dari arah samping belakang.
“Waktu itu saya jalan biasa saja. Tiba-tiba Avanza putih dari samping kiri belakang nyerempet mobil saya,” ujar Dimas saat ditemui di Unit Laka Lantas Polresta Barelang.
Akibat benturan tersebut, Kijang LGX sempat bergerak ke arah kiri jalan. Sementara Toyota Avanza kehilangan kendali dan kembali menabrak Toyota Harrier yang berada di sisi jalan.
Benturan keras membuat Toyota Avanza terguling di badan jalan. Sedangkan Toyota Harrier mengalami kerusakan cukup parah hingga terpental ke area drainase bersama Avanza.
Pemandangan kendaraan rusak di pinggir jalan sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi melambat karena banyak pengendara berhenti untuk melihat kejadian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Pengemudi Toyota Avanza dilaporkan selamat, namun masih mengalami syok saat dimintai keterangan di Unit Laka Lantas Polresta Barelang.
Sementara itu, Toyota Kijang LGX yang dikendarai Dimas hanya mengalami kerusakan berupa gesekan di bagian kiri belakang kendaraan.
Dimas juga membantah melakukan pengereman mendadak sebelum kecelakaan terjadi.
“Saya lari paling sekitar 60 kilometer per jam karena muat pupuk. Mobil tua juga mana mungkin ngebut. Saya sama mama saya di dalam mobil. Tak ada saya ngerem mendadak. Saya yang ditabrak dari belakang,” tegasnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, AKP Viktor Hutahaean, membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut.
Ia mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan.
“Kejadian sedang ditangani Satlantas Polresta Barelang,” ujarnya singkat. (*)
Editor : Putut Ariyotejo