batampos – Warga Nongsa digegerkan penemuan jasad bayi laki-laki di kawasan Pantai Sekilak, Rabu (20/5/2026) sore. Kondisi bayi sudah membusuk dan sempat dikira boneka oleh anak-anak yang bermain di pesisir.
Kapolsek Nongsa, Kompol Eriman, mengatakan jasad bayi pertama kali ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB oleh anak-anak yang sedang mandi dan berenang di pantai.
“Awalnya ditemukan anak-anak yang sedang mandi dan bermain di pantai. Mereka melihat seperti bayi, lalu dilaporkan ke warga dan Ketua RW setempat,” ujar Eriman, Kamis (21/5).
Ketua RW setempat, Efendi, kemudian memastikan temuan tersebut dan langsung melapor ke Polsek Nongsa. Saat ditemukan, jasad bayi sudah membusuk, sekujur tubuh berwarna putih, dan dikerubungi lalat.“
Awalnya memang dikira boneka. Namun karena sudah ada lalat-lalat di situ dan dicek ternyata bayi,” kata Eriman.
Baca Juga: WN Singapura Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Nagoya Batam
Tali Pusar Masih MenempelPersonel Polsek Nongsa bersama tim Inafis tiba di lokasi pukul 18.00 WIB untuk olah TKP. Jasad bayi kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk visum dan pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi berjenis kelamin laki-laki dan diduga baru lahir. Hal itu terlihat dari tali pusar yang masih menempel.
“Jenis kelaminnya laki-laki. Dari kondisi fisiknya, bayi itu sudah lengkap dan layak lahir. Tali pusarnya juga masih menempel. Diduga sudah meninggal 2-3 hari,” jelas Eriman.
Diduga Terbawa Arus LautPolisi menduga Pantai Sekilak bukan tempat pembuangan awal. Kondisi jasad mengindikasikan bayi terbawa arus laut hingga terdampar di pantai yang saat ini sudah ditutup untuk umum.
“Kondisinya seperti terbawa hanyut. Jadi kami menduga lokasi penemuan bukan tempat awal dibuang,” ujarnya.
Untuk memastikan apakah bayi dibuang dalam keadaan hidup atau sudah meninggal, polisi masih menunggu hasil visum. “Hasil visumnya belum keluar. Nanti akan kami sampaikan perkembangan lebih lanjut,” tambah Eriman.
Saat ini Polsek Nongsa masih menyelidiki siapa pihak yang membuang bayi tersebut. Polisi juga meminta keterangan warga sekitar dan menelusuri kemungkinan titik asal pembuangan.Kasus penemuan bayi ini masih dalam proses penyelidikan. (*)
Editor : Putut Ariyo