Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Bulog Batam Rampungkan Penyaluran Bantuan Pangan untuk 79.301 Penerima

Antara • Kamis, 2 Juli 2026 | 14:23 WIB
 Penyaluran bantuan pangan beras dan MinyaKita di Batam, Kepri. F. Bulog Batam
Penyaluran bantuan pangan beras dan MinyaKita di Batam, Kepri. F. Bulog Batam

batampos - Perum Bulog Kantor Cabang Batam menuntaskan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng alokasi Februari–Maret 2026 kepada seluruh penerima di Kota Batam dan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Penyaluran selesai sesuai tenggat waktu yang ditetapkan pemerintah.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Batam, Ashariyanti Pratimi, mengatakan hingga 30 Juni 2026 bantuan pangan telah diterima oleh 79.301 Penerima Bantuan Pangan (PBP), terdiri atas 59.066 penerima di Kota Batam dan 20.235 penerima di Kabupaten Karimun.

"Alhamdulillah bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 telah selesai disalurkan oleh Bulog Kantor Cabang Batam kepada 59.066 PBP di Kota Batam dan 20.235 PBP di Kabupaten Karimun per 30 Juni 2026," kata Ashariyanti saat dihubungi di Batam, Kamis.

Baca Juga: Israel Intensifkan Operasi Militer di Gaza, Artileri dan Penghancuran Rumah Kembali Memakan Korban

Bantuan Dinilai Meringankan Beban Masyarakat

Ashariyanti menyampaikan masyarakat menyambut baik program bantuan pangan yang telah disalurkan selama dua bulan terakhir.

Menurutnya, bantuan tersebut dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mengurangi beban pengeluaran rumah tangga di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat.

"Masyarakat menyambut baik penyaluran bantuan pangan. Bantuan ini dinilai bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga," ujarnya.

Bulog Siapkan Penyaluran Alokasi Juli 2026

Setelah menyelesaikan penyaluran tahap sebelumnya, Bulog Batam mulai mempersiapkan distribusi bantuan pangan untuk alokasi Juli 2026.

Pada tahap berikutnya, setiap penerima dijadwalkan memperoleh 10 kilogram beras.

Namun, jumlah penerima maupun jadwal penyaluran masih menunggu pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari pemerintah.

"Untuk jumlah dan waktu penyaluran masih menunggu pembaruan data DTSEN," kata Ashariyanti.

Baca Juga: Lamborghini Perkenalkan Urus SE Performante, SUV Hybrid Paling Bertenaga yang Pernah Dibuat

Ia menjelaskan pembaruan DTSEN dilakukan untuk menyesuaikan perubahan data kependudukan, kondisi sosial ekonomi masyarakat, serta hasil pemutakhiran dan verifikasi pemerintah. Karena itu, jumlah penerima bantuan pada penyaluran berikutnya berpotensi mengalami perubahan.

 

Stok Beras dan MinyaKita Dipastikan Aman

Selain mempersiapkan penyaluran bantuan, Bulog Batam memastikan ketersediaan pangan di wilayah Batam dan Karimun dalam kondisi aman.

Saat ini, Bulog menguasai stok sekitar 4.200 ton beras, yang terdiri atas 3.900 ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 300 ton beras premium. Jumlah tersebut dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Batam dan Karimun yang rata-rata mencapai 750 ton per bulan.

Di sisi lain, Bulog juga memiliki stok MinyaKita sebanyak 95.000 liter.

"Stok MinyaKita tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) hingga pengiriman stok berikutnya," ujar Ashariyanti.

Dengan ketersediaan stok yang memadai, Bulog memastikan pasokan beras dan minyak goreng tetap terjaga, baik untuk mendukung program bantuan pangan pemerintah maupun memenuhi kebutuhan masyarakat di Batam dan Karimun. (*)

Editor : Putut Ariyo
#batam #bantuan pangan #Bulog Batam #karimun #beras