batampos - Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, sejumlah toko emas di Kota Batam mencatat lonjakan transaksi penjualan emas dari masyarakat. Fenomena musiman yang hampir selalu terjadi setiap awal tahun ajaran ini didominasi oleh para orang tua, terutama ibu rumah tangga, yang menjual perhiasan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
Salah satu toko yang mengalami peningkatan transaksi adalah Toko Mas Banda Baru di Batam. Dalam beberapa pekan terakhir, aktivitas masyarakat yang menjual emas terlihat lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa.
Staf Toko Mas Banda Baru, Riza, mengatakan mayoritas pelanggan yang datang menjual emas memiliki alasan yang sama, yakni untuk membiayai kebutuhan sekolah anak.
"Belakangan memang kebanyakan yang datang ibu-ibu. Alasannya hampir sama, untuk kebutuhan tahun ajaran baru sekolah anak," ujar Riza, Kamis (2/7).
Perhiasan Lima Gram Paling Banyak Dijual
Menurut Riza, perhiasan yang paling banyak dijual berupa gelang, cincin, dan kalung dengan berat rata-rata sekitar lima gram.
Ia menjelaskan, kebutuhan pendidikan yang harus dipenuhi dalam waktu bersamaan membuat sebagian keluarga memilih mencairkan aset yang paling mudah dijual, yaitu emas perhiasan.
Dana hasil penjualan tersebut umumnya digunakan untuk membeli seragam sekolah, perlengkapan belajar, buku, hingga membayar berbagai kebutuhan pendidikan lainnya.
"Mayoritas yang dijual sekitar lima gram. Harga jual dan beli emas juga bergerak berbanding lurus mengikuti harga pasar," katanya.
Harga Emas di Batam Terus Menguat
Berdasarkan daftar harga Toko Mas Banda Baru per Kamis, 2 Juli 2026 pukul 13.29 WIB, harga pembelian emas 24 karat dari masyarakat berada di kisaran Rp2,28 juta per gram.
Sementara itu, harga jual emas 24 karat kepada konsumen berada pada kisaran Rp2,4 juta hingga Rp2,468 juta per gram, tergantung berat emas yang dibeli.
Untuk emas kadar 916, harga pembelian dari masyarakat tercatat sekitar Rp2,017 juta per gram, sedangkan emas kadar 750 dibeli dengan harga sekitar Rp1,63 juta per gram.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Tempat Makan Cream Puff Enak di Batam, Cocok untuk Pencinta Dessert
Emas Jadi Andalan Saat Kebutuhan Mendesak
Sejumlah orang tua mengaku memilih menjual sebagian simpanan emas dibandingkan harus meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
Selain biaya seragam dan perlengkapan sekolah, mereka juga harus menyiapkan anggaran untuk transportasi, kegiatan sekolah, hingga berbagai kebutuhan penunjang proses belajar.
"Daripada meminjam uang, saya pilih menjual sedikit emas yang ada. Yang penting kebutuhan sekolah anak bisa terpenuhi," ujar seorang ibu rumah tangga yang ditemui di kawasan pertokoan emas Batam.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa emas masih menjadi instrumen tabungan yang paling mudah dicairkan ketika keluarga menghadapi kebutuhan mendesak.
Di tengah tren kenaikan harga emas dalam beberapa tahun terakhir, banyak masyarakat memanfaatkan nilai jual logam mulia yang tinggi untuk memperoleh dana tunai dengan cepat.
Bagi sebagian besar keluarga di Batam, emas tidak hanya berfungsi sebagai perhiasan, tetapi juga menjadi aset keuangan yang berperan sebagai bantalan ekonomi saat menghadapi pengeluaran besar, termasuk biaya pendidikan anak setiap awal tahun ajaran baru. (*)
Editor : Putut Ariyo