batampos – Wali Kota Batam Amsakar Achmad melakukan perombakan besar-besaran di lingkungan Pemerintah Kota Batam dengan melantik sebanyak 311 aparatur sipil negara (ASN), Rabu (5/8). Pelantikan ini menjadi rotasi, promosi, dan mutasi jabatan terbesar di lingkungan Pemkot Batam sepanjang 2026.
Sebanyak 311 ASN yang dilantik terdiri dari 171 pejabat struktural dan 140 pejabat fungsional. Pejabat struktural meliputi pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT), administrator, serta pengawas. Sementara pejabat fungsional mencakup sekitar 100 kepala sekolah SD dan SMP negeri serta puluhan pejabat dari berbagai profesi.
Baca Juga: TNI Gelar Latihan Terintegrasi Trimatra di Lingga, Kepri
Dalam jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT), Amsakar melantik
- Demi Hasfinul Nasution sebagai Inspektur Daerah Kota Batam
- Novi Harmadyastuti sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan
- Amuri sebagai Camat Nongsa.
Pada level administrator dan pengawas, sejumlah posisi strategis juga mengalami pergantian.
- Rahmat Kurniawan dipercaya menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdako Batam
- Desman Wardi sebagai Inspektur Pembantu II Inspektorat
- Eva Marhaini sebagai Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
- Moh Zani sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja
- Ghufron sebagai Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
Rotasi juga dilakukan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
- Kukuk Slamet Prianto dilantik sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup
- Muldiarman sebagai Kepala Bidang Prasarana Air Bersih dan Air Limbah Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR),
- Aulia Akbar sebagai Kepala Bidang Tata Ruang DCKTR
- Wan Taufik sebagai Sekretaris Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air
- Adi Marwanto sebagai Kepala Bidang Drainase.
Di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Batam,
- Sularno dipercaya menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan.
- Joni Satria Putra menjabat Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal
- Johari sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMP.
Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag),
- Yuniarti dilantik sebagai Sekretaris Dinas
- Eva Corrina dipercaya menjadi Kepala Bidang Pengawasan Koperasi
- Iwan Kurniawan sebagai Kepala Bidang Penatagunaan dan Pendayagunaan Tanah
- Cicik Kurniawati sebagai Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Perikanan
- Henny Thesnawati sebagai Kepala Bidang Perikanan Budidaya.
Perombakan birokrasi juga menyentuh tingkat kecamatan dan kelurahan. Sejumlah lurah baru dilantik untuk memimpin berbagai wilayah di Kota Batam, di antaranya
- Alpizar (Sungai Langkai)
- Rendi Ifandila (Sungai Binti)
- Bahadmawandy (Sungai Pelunggut)
- Sabar (Sagulung Kota)
- M. Toni (Tanjung Uncang)
- Rasman Apandi (Buliang)
- T. Akbar (Belian)
- Arjoni (Baloi Permai)
- R. Padiel (Sungai Panas)
- Putri Ayu Farachnaz (Sukajadi)
- Ongky Parmadhie Putra (Taman Baloi)
- Muhammad Hidayat (Teluk Tering)
- Harry Andriano (Lubuk Baja Kota)
- Syahril (Baloi Indah)
- Gabriella Panjaitan (Duriangkang)
- Pokas Mariadinata (Tiban Baru)
- Galang Panji Satria (Tanjung Riau)
- Andi Hasanuddin (Tanjung Sengkuang)
- Mujito (Batu Merah)
- Hendri (Ngenang)
- Makmur (Kabil)
- Syaiful Bahari (Setokok)
- Alim Ridwan (Galang Baru)
- M. Daud (Rempang Cate).
Selain pejabat struktural, pelantikan juga mencakup sekitar 100 kepala sekolah SD, SMP, dan TK negeri. Beberapa di antaranya adalah
- Wiartis sebagai Kepala SMP Negeri 1 Batam
- Sri Rahayu di SMP Negeri 4 Batam
- Zulfanhadi AS di SMP Negeri 5 Batam.
Sebanyak 40 pejabat fungsional dari berbagai bidang turut dilantik, mulai dari pustakawan, arsiparis, pranata komputer, analis keuangan, tenaga kesehatan, bidan, perawat, hingga Polisi Pamong Praja Ahli Pertama.
Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan efektivitas birokrasi setelah adanya pejabat yang memasuki masa pensiun dan penyesuaian struktur organisasi.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab baru, memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurut Amsakar, setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional dan penuh tanggung jawab guna mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Batam. (*)
Editor : Putut Ariyo