Kapolda Kepri Minta SPPG Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Abdul Azis Maulana • Dipublikasikan Jumat, 23 Oktober 2026 | 14:21 WIB
Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Suhendr meninjau SPPG Baloi Permai, Mega Legenda, Jumat (23/10). F.Istimewa
Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Suhendr meninjau SPPG Baloi Permai, Mega Legenda, Jumat (23/10). F.Istimewa

 

 batampos - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam didorong tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diminta memprioritaskan tenaga kerja lokal sekaligus memperketat pengawasan keamanan pangan.

Penegasan itu disampaikan Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Suhendri saat bertemu dengan 12 koordinator wilayah SPPG tingkat kecamatan se-Kota Batam di SPPG Baloi Permai, Mega Legenda, Jumat (23/10).

“Kami meminta pengelola SPPG memprioritaskan masyarakat lokal agar manfaat program tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi warga di sekitar lokasi pelayanan,” ujarnya.

Selain penyerapan tenaga kerja, Suhendri menekankan pentingnya pengawasan keamanan pangan di setiap tahapan operasional. Pengelola SPPG diminta memperhatikan pemilihan bahan makanan, proses pengolahan, kebersihan lingkungan, hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

“Kepada pengelola agar mematuhi standar Badan Gizi Nasional dan menjalankan prosedur operasional secara konsisten untuk mencegah keracunan makanan,” ujarnya.

Menurut Suhendri, pengawasan perlu diperkuat melalui koordinasi antara koordinator wilayah, camat, kepala SPPG, dan instansi terkait. Koordinasi tersebut diharapkan dapat membantu menyelesaikan persoalan di lapangan sekaligus mencegah penyimpangan dalam pelaksanaan program.

Baca Juga: Kapolda Kepri Cek Layanan 110, Tekankan Respons Cepat

Penguatan pengawasan dan penyerapan tenaga kerja itu merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolri Quick Wins 1, Pengungkit 3, yakni Polisi Peduli Pengangguran. Program ini mendorong keterlibatan kepolisian bersama berbagai pihak untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Kota Batam Defri Frenaldi mengapresiasi dukungan Polda Kepri terhadap pelaksanaan MBG dan upaya mengurangi pengangguran.

Defri menyebutkan, terdapat 148 SPPG yang tercatat di Batam. Dari jumlah tersebut, 129 SPPG aktif beroperasi, sedangkan 10 SPPG baru diresmikan.

Namun, keterangan tersebut belum merinci status operasional 19 SPPG lainnya maupun menjelaskan hubungan antara jumlah SPPG aktif dan yang baru diresmikan.

Defri juga melaporkan bahwa keberadaan SPPG di Batam telah menyerap 6.042 tenaga kerja. Mereka terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari persiapan bahan makanan, pengolahan, pemorsian, hingga distribusi. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
SPPG Batam Irjen Pol Suhendri MBG Batam tenaga kerja lokal kapolda kepri