Amsakar Minta Pemko Batam dan BP Batam Percepat Serapan Anggaran

Muhammad Sya'ban • Dipublikasikan Kamis, 5 November 2026 | 08:54 WIB
Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menekankan pentingnya percepatan serapan anggaran, serta penyelesaian sejumlah persoalan prioritas masyarakat saat memimpin Apel Gabungan di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (2/11). Foto-foto: Humas Diskominfo Batam untuk Batam Pos
Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menekankan pentingnya percepatan serapan anggaran, serta penyelesaian sejumlah persoalan prioritas masyarakat saat memimpin Apel Gabungan di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (2/11). Foto-foto: Humas Diskominfo Batam untuk Batam Pos

batampos - Memasuki dua bulan terakhir tahun anggaran 2026, Wali Kota Batam ex officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meminta seluruh jajarannya mempercepat pelaksanaan program kerja. Selain mengoptimalkan serapan anggaran dan pendapatan daerah, ia juga menyoroti tiga persoalan yang masih banyak dikeluhkan masyarakat, yakni pelayanan air bersih, banjir, dan pengelolaan sampah.

Amsakar meminta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), deputi, dan direktur di lingkungan Pemko Batam serta BP Batam turun langsung memantau pelaksanaan program di masing-masing unit kerja. Ia tidak ingin kegiatan yang sudah direncanakan justru menumpuk menjelang penutupan tahun anggaran.

Memasuki November atau bulan ke-11 tahun anggaran 2026, seluruh program harus segera dituntaskan sesuai target. Perangkat daerah yang bertugas mengelola pendapatan juga diminta mengoptimalkan penerimaan, terutama dari sektor pajak daerah.

“Kegiatan yang tidak terlaksana dinilai sebagai bentuk pemborosan. Mengingat APBD Perubahan telah disahkan, penyesuaian anggaran sudah tidak memungkinkan lagi. Jika ada kendala pada program kerja, segera laporkan kepada pihak pengawasan atau Inspektorat. Saya akan menjadwalkan pertemuan khusus dengan dinas-dinas penghasil untuk mengecek realisasinya secara langsung,” tegas Amsakar.

Arahan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (2/11).

Selain realisasi anggaran, Amsakar mengingatkan jajarannya agar menjaga kedisiplinan dan integritas aparatur sipil negara (ASN) serta pegawai di lingkungan kedua institusi.

Ia meminta setiap pimpinan OPD, deputi, dan direktur melakukan pengawasan secara konsisten terhadap kehadiran maupun kepatuhan pegawai terhadap jam kerja. Penanganan pelanggaran disiplin juga harus dilakukan secara berjenjang agar tidak dibiarkan berlarut-larut.

 

Air Bersih, Banjir, dan Sampah Jadi Perhatian

Dalam kesempatan itu, Amsakar turut menyoroti keluhan masyarakat yang banyak disampaikan melalui media sosial. Setidaknya ada tiga persoalan yang membutuhkan perhatian serius dan koordinasi antara Pemko Batam dan BP Batam, yaitu pelayanan air bersih, penanganan banjir, serta pengelolaan sampah.

Menurut Amsakar, penyelesaian ketiga persoalan tersebut tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi. Diperlukan koordinasi berkelanjutan yang melibatkan seluruh jajaran, mulai dari petugas pelaksana di lapangan hingga pimpinan kedua institusi.

Ia juga meminta jajarannya memperkuat komunikasi publik dengan menyampaikan informasi secara jelas dan terarah. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang tepat sekaligus menghindari kesalahpahaman yang berpotensi memunculkan polemik.

Perhatian khusus juga diberikan kepada camat dan lurah sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Amsakar meminta mereka lebih responsif dalam menindaklanjuti setiap persoalan yang disampaikan warga.

Menurutnya, keluhan masyarakat tidak cukup hanya diteruskan kepada instansi terkait. Harus ada langkah konkret agar persoalan tersebut mendapatkan penyelesaian.

“Kalau komunikasi seperti ini sudah terbangun dengan baik, saya yakin permasalahan akan lebih mudah diselesaikan,” ujar Amsakar.

 

Serahkan SK Pensiun Pegawai Pemko Batam

Di sela apel gabungan tersebut, Amsakar juga menyerahkan surat keputusan (SK) pensiun secara simbolis kepada sejumlah pegawai Pemko Batam yang memasuki masa purna tugas.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian serta dedikasi para pegawai selama menjalankan tugas pemerintahan.

Amsakar berharap hubungan silaturahmi tetap terjaga meskipun para pegawai tersebut sudah tidak lagi aktif bekerja di lingkungan pemerintahan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Batam, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengabdian serta dedikasi Bapak dan Ibu selama aktif bertugas. Meski telah purna tugas, jangan pernah merasa sebagai orang luar. Bapak dan Ibu sekalian akan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Pemko Batam dan BP Batam. Semoga seluruh ikhtiar yang dicurahkan tidak hanya berkontribusi bagi kemajuan kota, tetapi juga bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” ujar Amsakar. (*)

Editor : Putut Ariyo
Serapan Anggaran bp batam amsakar achmad pelayanan publik pemko batam