Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

3 Bulan Belum Digaji, Karyawan Pabrik Garmen Mogok Kerja

batampos • Kamis, 28 September 2023 | 15:44 WIB
Photo
Photo

 


batampos – Ratusan karyawan sebuah pabrik garmen di Kilometer (Km) 7 Kota Tanjungpinang melakukan aksi mogok kerja lantaran belum digaji selama 3 bulan. Salah satu karyawan, Yani mengatakan aksi mogok kerja ini untuk menuntut perusahaan tekstil tersebut melunasi gaji yang belum dibayarkan sejak Juli hingga September 2023 ini.


Photo
Photo
Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Ratusan karyawan mogok kerja karena tiga bulan belum digaji, Rabu (27/9/2023)

“Jadi 3 bulan belum dibayar gaji kita. Padahal kita sudah bekerja seperti biasanya, bahkan menyelesaikan target yang diminta perusahaan,” kata Yani, Rabu (27/9).


Yani juga heran karena belakangan ini pihak perusahaan sudah melakukan ekspor hasil produksi, namun gaji karyawan tidak kunjung dibayar.


“Sudah ada ekspor tapi gaji belum jelas. Awalnya mau dibayarkan Senin kemarin, tapi hanya janji-janji saja. Sehingga kita harus mogok kerja,” ungkapnya.


Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Unit Kerja FSPMI pabrik tersebut, Fitri menyampaikan bahwa telah bertemu dengan pihak perusahaan dan menyampaikan tuntutan para karyawan.


“Hasil pertemuan itu, pihak perusahaan hanya mampu membayar gaji karyawan untuk satu bulan,” ujarnya.


Fitri menyebut, gaji bulan Juli yang akan dibayarkan perusahaan itu tersebut hanya Rp 2,7 juta, sementara gaji bulanan karyawan Rp 3,2 juta.


“Sisanya Rp 500 ribu dibayar minggu depan. Jadi semua karyawan tidak mau menerima, dan tetap melakukan mogok kerja,” ungkap Fitri.


Kata Fitri, alasan perusahaan belum membayar gaji itu krena barang yang diekspor itu belum dibayar dan berdampak pada gaji karyawan.


“Alasannya itu saja, setiap lambat pembayaran gaji. Walaupun begitu, seharusnya gaji kami tetap dibayar, karena itu hak kami,” ucapnya.


Fitri menyampaikan, terdapat 280 karyawan yang bekerja di perusahaan itu dan aksi mogok itu tidak hanya sekali itu saja, melainkan sudah sampai tiga kali.


“Sudah 3 kali. Semoga perusahaan dapat memajukan pembayaran gaji, biar kita kerja kembali,” harapnya. (*)

Editor : batampos
#tanjungpinang