Batampos - Frank Caprio, seorang hakim asal Amerika Serikat keturunan Italia yang terkenal di dunia karena sisi humanisnya dalam tayangan persidangan Caught in Providence, wafat pada usia 88 tahun, Rabu (20/8/2025) waktu setempat atau Kamis (21/8/2025) dini hari waktu Indonesia bagian Barat.
Semasa hidupnya, Caprio bekerja sebagai hakim di Pengadilan Kota Providence, Rhode Island, Amerika Serikat. Dia menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan kanker pankreas. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung pihak keluarganya melalui Instagram terverifikasi milik sang hakim, @therealfrankcaprio.
"Judge Frank Caprio meninggal dunia dengan tenang pada usia 88 tahun setelah perjuangan panjang dan penuh keberanian melawan kanker pankreas," demikian caption yang ditulis keluarganya melalui Instagram yang langsung terhubung juga ke akun Facebook resmi Caprio.
Frank Caprio dikenal luas melalui acara Caught in Providence, sebuah program reality show yang menyoroti kasus-kasus pelanggaran lalu lintas di Providence. Tayangan ini menuai popularitas global karena menampilkan gaya Caprio yang penuh empati dan humor dalam menghadapi masyarakat biasa yang terjerat masalah hukum ringan.
Acara tersebut berlangsung lebih dari dua dekade, mulai dari siaran lokal hingga akhirnya tayang secara nasional, dan bisa ditonton global lewat tayangan Youtube resmi dan juga akun media sosial resmi Caprio sendiri. Melalui itu, publik melihat bagaimana Caprio mampu menghadirkan tawa sekaligus menyentuh hati penonton di seluruh dunia.
"I don’t wear a badge under my robe. I wear a heart," ungkap Caprio yang kerap menekankan bahwa dirinya mengutamakan hati nurani dibanding sekadar jabatannya sebagai simbol hukum.
Meski telah pensiun, kanal YouTube Caught in Providence masih rutin menayangkan video arsip persidangan Caprio, bahkan hingga delapan bulan terakhir tahun ini. Pada Februari lalu, ia juga menerbitkan memoar berjudul Compassion in the Court: Life-Changing Stories from America’s Nicest Judge.
"Untuk menghormatinya, mari kita semua berusaha membawa sedikit lebih banyak kasih sayang ke dunia seperti yang ia lakukan setiap hari," demikian penutup caption yang berisi 10 foto perjalanan hidup Caprio beserta keluarganya tersebut.
Caprio didiagnosis menderita kanker pankreas ganas sejak 2023 lalu. Ia mengumumkan kondisi tersebut pada Desember 2024 sambil memuji tim dokternya di Boston dan Providence.
Kesehatannya mulai menurun menjelang ulang tahunnya yang ke-87. Melalui akun Instagram dengan lebih dari 3,2 juta pengikut, Caprio kerap berbagi kondisinya terkini. Bahkan empat hari lalu, ia memosting ucapan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-80 dengan memegang bendera Indonesia dan tambahan logo I Love Indonesia. "Selamat hari kemerdekaan Indonesia!!!....Saya berharap seluruh rekan Indonesia saya menikmati kemerdekaan ini dengan ceria dan cerah secerah (motif) batikmu dan ucapan salammu yang hangat," tulisnya.
Baca Juga: Peringatan Kemerdekaan RI ke -80 Tahun, Amerika Serikat Sebut Indonesia Sebagai Mitra Strategis
"Berapa banyak warga Indonesia yang senang akan postingan ini? tinggalkan komentarmu," tambahnya lagi.
Reporter Batam Pos turut mengomentari postingan hakim Caprio tersebut. "Terima kasih judge @therealfrankcaprio untuk ucapan kemerdekaan darimu untuk negaraku. Tuhan memberkatimu pak. Salam hangat banyak cinta dari Indonesia," tulisnya meninggalkan komentar.
Setelah dinyatakan mengidap kanker pankreas di Oktober 2023, Caprio pensiun namun tetap menjabat sebagai chief judge emeritus. Posisinya sebagai kepala hakim digantikan John Lombardi, anggota DPR Providence dari Partai Demokrat.
Selama masa jabatannya, tayangan Caught in Providence beberapa kali masuk nominasi Daytime Emmy Awards dan belum pernah menang. Terkait hal ini, Caprio sempat bercanda bahwa ia akan terus mencoba hingga berhasil.
Kabar wafatnya hakim Caprio menutup perjalanan panjangnya sebagai seorang hakim yang bukan hanya dikenal sebagai America’s Nicest Judge melainkan juga sebagai sosok hakim yang mendunia karena persidangannya yang selalu menekankan empati, keadilan, dan kemanusiaan dalam setiap keputusan hukumnya. RiP Judge Caprio! (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak