batampos - Pada malam Sabtu (1/11), kereta London North Eastern Railway (LNER) yang berangkat dari Doncaster menuju London's King's Cross Station mengalami insiden penikaman massal setelah berhenti sebentar di Peterborough.
Insiden penikaman massal menewaskan dan melukai sejumlah penumpang. Awalnya dikira sebagai lelucon Halloween oleh sebagian saksi mata.
Kronologi Lengkap
Kereta milik London North Eastern Railway (LNER) berangkat dari Doncaster menuju London King's Cross mulai dalam kondisi rutin pada Sabtu (1/11) malam.
Sekitar 19.39 - 19.42 GMT, polisi menerima panggilan darurat mengenai sejumlah penumpang yang ditikam di dalam kereta.
Kejadian ini terjadi setelah kereta meninggalkan stasiun Peterborough di Cambridgeshire.
Kereta kemudian melakukan pemberhentian darurat di Huntingdon Railway Station untuk memungkinkan penanganan darurat.
Petugas bersenjata dari British Transport Police (BTP) dan polisi Cambridgeshire naik ke kereta dan menangkap dua pria di lokasi.
Sebanyak 11 orang dirawat di rumah sakit, beberapa dalam kondisi mengancam jiwa. Salah satu staf LNER mencoba menghentikan pelaku mendapatkan luka parah dan dalam kondisi kritis.
Awalnya Dikira Lelucon Halloween
Para saksi menggambarkan suasana panik setelah seorang pria dengan pisau besar mulai menyerang para penumpang kereta.
Seorang penumpang satu gerbong, Olly Foster, mengatakan ia mendengar orang teriak. Awalnya ia mengira kejadian ini hanya lelucon Halloween.
"Lari! Ada orang yang menusuk," ucap salah satu orang tersebut, dikutip dari The Guardian, Selasa (4/11).
Polisi Berhasil Menangkap Pelaku
Polisi kemudian menyatakan insiden ini tidak ditangani sebagai aksi terorisme. Awalnya prosedur kode tanggal serangan teror bergerak sempat diaktifkan.
Tersangka utama adalah seorang pria berusia 32 tahun dari Peterborough ditahan atas dugaan percobaan pembunuhan. Pria lain berusia 35 tahun awalnya ditahan, tetapi dibebaskan tanpa dakwaan.(*)
Editor : Juliana Belence