Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Berpotensi Putus Akses Internet di Taiwan, Tiongkok Simulasi Pemblokiran Starlink dengan 2.000 Drone Jamming

Chahaya Simanjuntak • Kamis, 27 November 2025 | 14:29 WIB

JARINGAN Starlink di luar angkasa. F SpaceX via SCMP.
JARINGAN Starlink di luar angkasa. F SpaceX via SCMP.

Batampos - Tiongkok melakukan simulasi pemblokiran akses jaringan internet Starlink di seluruh Taiwan dengan menggunakan sekitar 2.000 drone yang dilengkapi jammer untuk menciptakan perisai elektromagnetik.

Operasi ini berpotensi memutus akses internet satelit di pulau khusus yang kini berkonflik dengan Tiongkok Daratan itu. Demikian dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Kamis (27/11/2025).

Penelitian yang dilakukan Zhejiang University dan Beijing Institute of Technology mensimulasikan cara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) memutus akses Starlink. Konstelasi satelit milik Elon Musk yang terdiri dari lebih dari 10.000 satelit itu, telah menjadi perhatian para perencana strategis Tiongkok sejak Ukraina menggunakannya dalam menghadapi invasi Rusia, yang membuat operasi militer Rusia berkembang menjadi perang berkepanjangan.

Menurut para ilmuwan Tiongkok, jaringan Starlink yang kompleks hanya dapat dihadapi dengan strategi jamming terdistribusi. Dimana, SCMP melaporkan, ratusan hingga ribuan jammer kecil yang disinkronkan dan dipasang pada drone, balon, atau pesawat perlu diterbangkan untuk membentuk perisai elektromagnetik di atas area konflik.

Dalam simulasi menggunakan data Starlink selama 12 jam dengan model jaringan satelit dinamis sebesar Taiwan, campuran jammer berbeam lebar dan sempit digunakan. Para peneliti menemukan, drone jamming yang ditempatkan pada jarak sekitar 3 hingga 6 mil satu sama lain dapat membentuk lapisan pemblokiran internet setinggi 12 mil.

Bagaimana kalau di bawah kondisi ideal? Simulasi menunjukkan pemblokiran Starlink yang berhasil membutuhkan 935 node pengganggu sinyal. Namun jika menggunakan drone berdaya lebih rendah yang lebih praktis, jumlahnya meningkat hingga sekitar 2 ribu drone.

Taiwan sendiri memiliki sistem pertahanan drone, dan sebagai pusat industri komputer serta semikonduktor, negara itu terus berinvestasi dalam peralatan drone dan anti-drone. Pulau yang dijuluki Silicon Island dan kini AI island itu juga disebut mempertimbangkan jaringan pertahanan yang terinspirasi iron dome di langit Israel. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Starlink Diblok di Taiwan #tiongkok #taiwan #starlink #Drone Jamming #Starlink Blockade over Taiwan