Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Dari Tanjungpinang ke Makkah, Zulhamsyah Gelar Aksi Razia Perut Lapar

Yusnadi BP • Jumat, 5 Desember 2025 | 18:00 WIB

Aksi inspiratif berbagi sedekah, dilakukan oleh pemuda asal Tanjungpinang Zulhamsyah (39) dan keluarganya di Makkah dan Madinah, usai melaksanakan rangkaian ibadah Umrah.

***

Zulhamsyah membagikan makanan, minuman, sajadah hingga Al Qur
Zulhamsyah membagikan makanan, minuman, sajadah hingga Al Qur

Di antara gelombang jemaah yang tawaf mengelilingi Ka'bah, seorang pemuda berseragam khusus tampak sibuk membagikan makanan, minuman, kurma, sajadah hingga Al Qur'an kepada jemaah yang baru ditemuinya.

Ia bukan pedagang, bukan pula relawan resmi. Ia adalah Zulhamsyah, pemuda asal Tanjungpinang yang membawa semangat kebaikan dari tanah kelahirannya hingga ke Tanah Suci.

Di sekitar Masjidil Haram, Zulhamsyah menjadikan ibadah Umrah, sebagai ruang untuk melanjutkan aksi sosial yang selama ini, ia geluti di tanah kelahirannya, Tanjungpinang

Usai menjalani rangkaian ibadah Umrah, Zulhamsyah langsung menggelar kegiatan sosial Razia Perut Lapar di sekitar halaman Masjidil Haram, Makkah.

Sebagai kota suci umat Islam, Makkah diyakini memiliki keutamaan pahala berlipat ganda bagi setiap amal kebaikan. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Zulhamsyah.

Selama 11 hari di bulan November 2025 berada di Tanah Suci, ia secara konsisten membagikan makanan, minuman, kurma, jajanan anak-anak, sajadah dan Al-Qur’an kepada jemaah dari berbagai negara.

Aksi Razia Perut Lapar pun mendapat perhatian luas dari jemaah Indonesia maupun jemaah internasional. Banyak jemaah yang mendoakan sebagai bentuk apresiasi.

“Yang kami bagikan adalah sedekah dari orang-orang baik di Indonesia, terutama teman-teman dermawan di Tanjungpinang," ungkap Zulhamsyah, Kamis (4/12).

Sebelum berangkat ibadah ke Tanah Suci, Zulhamsyah mengaku mengabarkan saudara dan rekan-rekannya bahwa selama di Mekkah dan Madinah, ia tetap akan menggelar Razia Perut Lapar.

"Ternyata kawan-kawan antusias, bahkan bukan hanya donatur Muslim, tetapi juga teman-teman agama lain, ikut menyumbang,” ungkapnya.

Selain membagikan makanan, kurma dan minuman setiap subuh, siang, hingga malam hari, Zulhamsyah juga membagikan puluhan sajadah serta Al-Qur’an.

Di sela-sela Razia Perut Lapar itu, Zulhamsyah juga mewakafkan sebanyak 10 Al-Qur’an cetakan resmi Kerajaan Arab Saudi ke Masjidil Haram.

“Alhamdulillah. Semoga ini menjadi amal jariyah untuk kita semua,” ucap Zulhamsyah bersyukur.

Zulhamsyah menambahkan, aksi sosial tersebut mendapat apresiasi luas dari jemaah Tanjungpinang dan jemaah dari sejumlah daerah di Indonesia.

"Alhamdulillah. Banyak yang langsung mendoakan kebaikan, rata-rata jemaah mengucapkan terima kasih dalam berbagai bahasa," tambahnya.

Kini, Zulhamsyah telah tiba di tanah kelahirannya di Tanjungpinang. mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan dan mendukung Razia Perut Lapar selama ia berada di Tanah Suci.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin, Kapolresta Tanjungpinang Kombes Hamam Wahyudi, rekan-rekan serta seluruh dermawan," ucap anggota Polresta Tanjungpinang berpangkat Bripka ini.

Sementara itu, di Tanah Suci Makkah, salah seorang Muthawif (pemandu) Umrah, Ustaz Azka menyebut apa yang dilakukan Zulhamsyah bukan hanya membawa nama baik Tanjungpinang, tetapi juga Indonesia.

“Apa yang dilakukan saudara Zulhamsyah ini sangat luar biasa. Sangat inspiratif menebar kebaikan sampai ke Kota Makkah," katanya.

Ustaz Azka melanjutkan, sebanyak 10 Al Qur'an sumbangan dari Tanjungpinang, telah diserahkan ke pengurus Masjidil Haram, Makkah.

"Semoga sumbangan ini menjadi amal jariyah bagi penyumbang beserta keluarganya, Aamiin," tutup Ustaz Azka mendoakan. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#Razia Perut Lapar