Gleneagles Hospital Johor terus memperkuat posisinya sebagai salah satu rumah sakit rujukan bagi pasien internasional, khususnya dari Batam dan wilayah lainnya di Indonesia. Mereka baru saja meresmikan fasilitas baru yang mewah, di penghujung 2025 ini.
Batampos - Ruangan dengan atap tinggi itu memiliki dua akses. Satu langsung dari pusat layanan parkir, satu lagi dari pintu utama. Dari pintu utama, masuk lurus berjalan menuju layanan konsumen, belok kiri dan turun satu tangga. Lurus saja sekitar 2 meter di sebelah kiri, bersebelahan dengan ruang rawatan oncologi center, International Lounge berada.
Ruangannya bersih. Aneka sofa memanjang yang rapat ke dinding. Ruangan ini sudah memiliki dua ruang toilet yang nyaman, serta dapur mini yang menyajikan aneka ragam penganan dan minuman bagi para pasien dari luar Malaysia. Tak cuma pasien, lounge ini juga didesain menjadi ruang tunggu dan ruang konsultasi bagi para keluarga pasien.
"International lounge ini, menjadi layanan terpadu yang memang dirancang memberi kenyamanan, kemudahan, dan pengalaman perawatan yang lebih personal bagi pasien dan keluarga yang datang dari luar negeri, seperti dari Indonesia, khususnya Batam," ujar Wakil Presiden Eksekutif (CEO) Gleneagles Hospital Johor, Sipika Singh kepada Batam Pos, Selasa (16/12/2025) pekan lalu.
Malaysia menjadi negara di Asia Tenggara yang gencar memperkenalkan tren wisata baru, yakni wisata medis unggulan di tengah semakin banyaknya pasien internasional dari berbagai negara yang berobat ke negeri tersebut.
Apa alasannya? karena layanannya sudah berteknologi tinggi. Dokter melayani pasien dengan ramah. Melakukan pemeriksaan dan diagnosa tegak dan sahih, dan mengutamakan layanan medis dengan risiko kecil terlebih dahulu, sebelum solusi akhir tindakan operasi. Sehingga banyak pasien dari Batam, Kepri, Medan, Jakarta, Surabaya, hingga daerah lainnya di Indonesia memilih negeri ini.
Ada pun destinasi berobat yang paling diminati warga Indonesia di Malaysia, yakni Johor Bahru, Pulau Penang, dan juga Melaka. Mengubah wajah Malaysia menjadi destinasi wisata medis unggulan, khususnya di negara bagian Johor Bahru untuk melayani pasien internasional khususnya dari Batam-Kepri, Singapura, dan wilayah Sumatera, Gleneagles pun berbenah.
"Saat berobat ke sini, jauh ke luar negara, pasien dan keluarganya tidak hanya membutuhkan layanan perubatan berkualitas, tapi juga dukungan logistik dan kenyamanan seperti di rumah, selama menjalani perubatan. Ini bukti komitmen kami di rumah sakit ini," ujar Sipika.
International Lounge ini, menawarkan berbagai layanan yang memudahkan pasien sejak sebelum kedatangan hingga selama menjalani perawatan. "Tim khusus di lounge yang kami sediakan ini membantu pasien internasional dari Batam dalam pengurusan pemesanan hotel, transportasi darat, ferry, hingga bantuan pengurusan perpanjangan visa medislah," ujar Marketing Internasional Gleneagles Hospital Johor, Ameer bin Roslan di sela-sela acara.
Baca Juga: Layanani Kesehatan Internasional, Gleneagles Johor Resmi Buka Kantor di Harbour Bay
Tak hanya itu, pasien internasional juga dapat melakukan registrasi, proses admission, serta pembayaran langsung di International Lounge tanpa harus mengantre di lobby utama rumah sakit.
Hal ini secara signifikan, mampu mengurangi waktu tunggu dan memberikan pengalaman yang lebih nyaman, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan cepat atau datang bersama keluarga. "Saya sudah mengalami pelayanan ini. Sangat terbantu sekali," ujar pasien asal Batam Center, Hermanto.
Pria 48 tahun ini mengemukakan, berobat langsung ke Gleneagles Johor merupakan pengalaman layanan medis terbaik yang pernah dia dapatkan. Menurutnya, layanan itu sangat berbeda jauh dengan layanan kesehatan di Batam meski harganya bisa dibilang, lebih mahal di Batam.
"Ke sini saya datang bersama istri dan anak. Medical check-up. Ini sudah kali kedua saya MCU di sini. Saya pernah naik sepeda dan mendadak sesak. Di bilang jantung di Batam. Setelah berobat ke sini, dicek semua, ternyata karena ada maag dan juga kolesterol," ungkapnya.
Saat itu, ia pun menghubungi Verawaty, Kepala Perwakilan Gleneagles di Batam. Vera segera membantunya untuk segera mendapatkan rawatan dan pemeriksaan kesehatan di Johor. "Jadi ini pemeriksaan kesehatan rutin saya bersama keluarga. Kesehatan itu penting diperhatikan, dan layanan rumah sakit ini untuk pasien internasional seperti saya, sangat baik," ungkapnya.
Biaya perubatan di rumah sakit ini, baik pasien lokal warga Malaysia atau pasien internasional, adalah satu harga. Hal ini diatur dalam kebijakan pengobatan dan layanan kesehatan Malaysia.
Baca Juga: Antisipasi Kejadian Darurat, IGD RS dan Puskesmas di Anambas Tetap Buka Saat Tahun Baru
Berbeda dari area tunggu rumah sakit pada umumnya, International Lounge ini dirancang dengan ruang yang luas dan nyaman. Area ini memungkinkan keluarga pasien untuk tetap menjalankan aktivitas harian, termasuk bekerja, sambil menunggu orang terdekat yang sedang menjalani perawatan.
"Meski jauh dari rumah, kami ingin pasien dan keluarga tetap bisa menjalani kehidupan sehari-hari dengan nyaman di ruangan ini,” ujar Sipika.
Dengan suasana yang tenang dan fasilitas yang mendukung, pasien internasional dapat merasa lebih rileks selama berada di rumah sakit dan keluarganya bisa menunggu di ruangan berkapasitas 50 orang ini.
"Oh ya, di ruang ini juga, kami menyiapkan tim layanan khusus yang siap membantu pasien dan keluarga, mulai dari kebutuhan sederhana seperti mengambil minuman dan makanan, hingga bantuan lain yang diperlukan selama berada di lounge," jelas Ameer.
Pendekatan ini menjadi pembeda utama dibandingkan fasilitas serupa di rumah sakit lain di di Malaysia, karena menempatkan kenyamanan dan pengalaman pasien sebagai prioritas utama.
Gleneagles Hospital Johor sendiri telah beroperasi selama 10 tahun. Seiring perkembangannya, dari awal berdiri hanya 24 tempat tidur, kini berkembang menjadi 187 tempat tidur dan terus melakukan ekspansi.
Terkait layanan kesehatan, rumah sakit ini juga berfokus pada layanan subspesialis, yang menjadi pusat rujukan serta penelitian sejumlah fasilitas kesehatan di kawasan Johor. Pascapandemi Covid-19, rumah sakit ini mencatat peningkatan signifikan jumlah pasien dari Singapura dan Indonesia. "Sudah lebih dari 20 ribu pasien Indonesia termasuk dari Batam berubat ke sini sejak 2022," jelas Sipika.
Rumah sakit swasta yang bernaung di bawah IHH Healthcare Malaysia ini, terkenal dengan keunggulannya, yakni kecepatan layanan medis. Dalam banyak kasus, pasien yang datang pada pagi hari dapat memperoleh hasil pemeriksaan dan laporan medis pada hari yang sama.
Selain itu, rumah sakit juga memfasilitasi pertemuan dengan dokter subspesialis tertentu sesuai kebutuhan pasien, atau membantu merekomendasikan tempat penginapan keluarga di sekitar rumah sakit hingga layanan antar jemput pasien dari dan ke pelabuhan di wilayah Johor, khususnya di Pelabuhan Puteri, Kota Medini.
Hal inilah yang membuat peresmian ruang fasilitas International Lounge ini menjadi spesial, karena disambut baik dan mendapat kunjungan langsung Menteri Kesehatan Malaysia, Datuk Seri dr Dzulkefly Ahmad, yang juga meresmikan tempat tersebut dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti bersama CEO IHH Healthcare Malaysia Op rumah sakit Gleneagles Johor, dr Kamal Amzan dan juga Deputy CEO dr Sipika Singh.
"Hadirnya layanan ini, kami berharap pasien internasional khususnya dari Batam dapat merasa lebih tenang dan nyaman dalam menjalani pengobatan bersama kami. Kami ingin pasien fokus pada pemulihan, tanpa harus khawatir soal hal-hal teknis di luar perawatan medis," tutup Sipika. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak