batampos - Langit malam pada akhir Juni 2026 kembali menampilkan fenomena Strawberry Moon, yaitu bulan purnama yang terjadi setiap bulan Juni.
Fenomena ini tidak membuat Bulan berubah warna menjadi merah muda atau menyerupai stroberi, tetapi hanya penamaan tradisional yang telah digunakan selama berabad - abad.
Bulan purnama Juni 2026 secara astronomi terjadi saat posisi Bulan berlawanan langsung dengan Matahari dari perspektif Bumi, sehingga seluruh permukaannya tampak terang. Puncak Strawberry Moon dilaporkan terjadi sekitar Senin (29/6), dapat diamati sepanjang malam jika kondisi cuaca cerah.
Nama Strawberry Moon berasal dari suku - suku asli Amerika Utara, seperti Algonquin, Ojibwe, Dakota, dan Lakota. Mereka menggunakan nama ini untuk menandai waktu ketika stroberi liar mulai matang dan siap dipanen.
Penamaan kemudian dipopulerkan oleh The Old Farmer's Almanac dan digunakan secara luas hingga sekarang. Banyak orang mengira Strawberry Moon akan tampak merah muda atau merah terang.
Baca Juga: Pertama Setelah 50 Tahun, NASA Kirim Astronaut ke Bulan Lewat Misi Artemis II
Faktanya nama tidak berkaitan dengan warna Bulan. Bulan memang dapat terlihat jingga, keemasan, atau kemerahan ketika berada dekat cakrawala.
Hal ini terjadi karena cahaya Bulan melewati lapisan atmosfer Bumi yang lebih tebal sehingga cahaya biru lebih banyak tersebar, sementara warna merah dan oranye lebih dominan terlihat. Strawberry Moon sering terlihat lebih besar dari biasanya.
Fenomena dikenal sebagai moon illusion (ilusi Bulan). Sebenarnya ukuran Bulan tidak berubah, tetapi otak manusia mempersepsikannya lebih besar karena adanya objek pembanding seperti pepohonan, bangunan, atau pegunungan di sekitar cakrawala.
Strawberry Moon menjadi perhatian karena terjadi berdekatan dengan perigee, yaitu saat Bulan berada relatif dekat dengan Bumi dalam orbitnya. Kondisi ini membuat Bulan tampak sedikit lebih besar dan lebih terang dibandingkan bulan purnama biasa.
Di Belahan Bumi Selatan, fenomena juga terlihat berada lebih tinggi di langit dibandingkan wilayah utara. Para astronom menyarankan melihat bulan tepat setelah matahari terbenam dari lokasi dengan horizon terbuka dan minim polusi cahaya.
Strawberry Moon biasanya menjadi salah satu pemandangan langit paling menarik di awal musim panas. Bulan purnama Juni memiliki beberapa nama lain di berbagai budaya, seperti Rose Moon, Honey Moon, Hot Moon, dan Blooming Moon, yang mencerminkan perubahan musim dan tradisi masyarakat setempat.(*)
Editor : Juliana Belence