Pasalnya, guru di SDN 001 Bintan Utara itu khawatir siswa disengat lebah madu.
"Siswanya usil, sering lempar-lempar lebah madu yang bersarang di sepiker dan kebetulan sepiker di depan kelasnya mengajar," kata Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi.
Khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada siswanya, Panyodi mengatakan, guru tersebut meminta bantuan petugas Damkar.
Petugas turun mengecek lokasi setelah menerima laporan dari guru.
Namun, evakuasi baru dilakukan setelah siswa pulang sekolah.
Panyodi mengatakan, proses evakuasi sarang lebah madu berlangsung lebih kurang satu jam.
"Kita turunkan sepikernya, baru dibongkar, lalu sarangnya disemprot cairan baygon," kata Panyodi.
Panyodi berpesan kepada masyarakat agar tidak segan meminta bantuan Damkar ketika merasa kurang nyaman saat menemukan hewan-hewan tertentu. (*)
Editor : Tunggul Manurung