Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

BBM Langka di Tambelan, Guru Terpaksa Jalan Kaki ke Sekolah

Slamet Nofasusanto • Kamis, 11 September 2025 | 14:00 WIB
Rapat koordinasi terkait persoalan kelangkaan BBM yang terjadi di Tambelan dalam beberapa hari ini.
Rapat koordinasi terkait persoalan kelangkaan BBM yang terjadi di Tambelan dalam beberapa hari ini.

batampos- Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) terjadi di Kecamatan Tambelan, Bintan beberapa hari ini.

Seorang guru di Tambelan, Nur terpaksa jalan kaki ke sekolah karena kehabisan BBM untuk sepeda motor.

Ia berharap pihak terkait dapat mengatasi persoalan ini karena situasi kelangkaan BBM sangat menganggu aktivitas sehari-hari.

Menurut Camat Tambelan, Asmawi, kelangkaan BBM jenis pertalite dan pertamax disebabkan oleh larangan pengiriman BBM dari Pontianak, Kalimantan Barat ke Tambelan.

"BBM yang langka Pertalite atau Pertamax, bukan solar. Alhamdulillah solar aman," kata Asmawi ketika dihubungi, Rabu (10/9/2025).

Asmawi mengatakan, masyarakat Tambelan tidak mempersoalkan harus membeli BBM dengan harga di atas HET asalkan stok tersedia.

"Warga tidak masalah beli dengan harga agak tinggi, asalkan ada stoknya karena sangat dibutuhkan, namun warga juga berharap ketersediaan BBM agar harga lebih murah," katanya.

Saat ini, kelangkaan BBM menyebabkan masyarakat mengurangi aktivitas mereka.

Jika kelangkaan berlanjut ia khawatir akan dijadikan kesempatan pelaku usaha menaikkan harga BBM.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan DKUPP Bintan.

Dari rapat koordinasi dengan DKUPP Bintan dan beberapa instansi, untuk penanganan jangka menengah akan dibentuk sub penyalur dan diperkirakan selesai akhir Oktober.

"Ini saran dari Pertamina terkait penanganan kelangkaan BBM di Tambelan dalam jangka menengah," katanya.

Namun ia berharap adanya upaya penanganan kelangkaan BBM di Tambelan dalam jangka pendek.

"DKUPP akan menyurati bupati untuk mencari solusi jangka pendek penanganan kelangkaan BBM di Tambelan," pungkasnya. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#bbm langka #tambelan