Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Tiga Insiden Buaya Terjadi Dini Hari, Warga Teluk Bintan Diminta Waspada

Slamet Nofasusanto • Kamis, 22 Januari 2026 | 20:30 WIB
Lokasi Imran, warga Kampung Tembeling, diterkam buaya di perairan dekat rumahnya, Jumat (16/1). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos
Lokasi Imran, warga Kampung Tembeling, diterkam buaya di perairan dekat rumahnya, Jumat (16/1). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos

batampos - Warga Kecamatan Teluk Bintan diminta untuk waspada terhadap ancaman buaya, setelah tiga kejadian serangan buaya terjadi di waktu subuh atau dini hari.

Imran, warga di Kampung Tembeling, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan bahkan meninggal dunia setelah diterkam buaya.

Camat Teluk Bintan, Waliyar Rachman, mengatakan bahwa aktivitas masyarakat sudah berjalan seperti biasa setelah kejadian salah seorang warga meninggal akibat diterkam buaya.

Hal ini karena masyarakat bertempat tinggal dan beraktivitas di sana dan sebagian dari mereka bermatapencaharian sebagai nelayan.

Namun, ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di perairan Teluk Bintan, terutama pada sekitar pukul 01.00 WIB sampai dengan sekitar pukul 04.00 WIB.

"Kejadiannya subuh semua, mulai pukul 01.00 WIB sampai dengan pukul 04.00 WIB. Tiga kejadian (warga diserang buaya), kejadiannya subuh semua," kata Waliyar.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah kecamatan masih menunggu acuan dari pemerintah kabupaten terkait pembentukan satuan tugas penanganan satwa liar buaya.

"Kita meminta kabupaten yang membuat SK satgas, jadi acuannya dari kabupaten," kata Waliyar.

Waliyar juga mengatakan bahwa Pemerintah Kecamatan Teluk Bintan akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani masalah ancaman buaya di daerah tersebut.

Karenanya, pemerintah kecamatan melibatkan TNI Polri di kecamatan untuk membantu upaya pencegahan dan penanganan satwa liar buaya tersebut.

"Kita juga libatkan TNI Polri di kecamatan, karena saat ini KKP kurang personel," ujarnya. (*)

Editor : M Tahang
#Teluk Bintan #teror buaya