Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Empat Hari Pencarian, Pekerja PT Shandong Geologi Eksplorasi Ditemukan Tewas di Perairan Pulau Poto Bintan

Slamet Nofasusanto • Selasa, 27 Januari 2026 | 15:27 WIB

 

JASAD Rian Irawan, korban tenggelam dievakuasi di Perairan Pulau Poto, Bintan, Kamis (22/1/2026). F.Basarnas Tanjungpinang untuk Batam Pos.
JASAD Rian Irawan, korban tenggelam dievakuasi di Perairan Pulau Poto, Bintan, Kamis (22/1/2026). F.Basarnas Tanjungpinang untuk Batam Pos.

Batampos -  Setelah empat hari pencarian intensif, Rian Irawan (25) alias Malik, pekerja PT Shandong Geologi Eksplorasi, akhirnya ditemukan meninggal dunia di Perairan Pulau Poto, Kabupaten Bintan, Kamis (22/1/2026) pagi.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus laut di perairan depan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) sejak Senin (19/1/2026) lalu.

Tim SAR Gabungan menemukan jasad korban sekitar pukul 08.40 WIB. Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengapung di laut dengan mengenakan celana pendek merah dan kaos hitam. Beberapa bagian tubuh korban juga dilaporkan telah mengalami kerusakan.

Kasat Polairud Polres Bintan, Iptu Syafril, membenarkan penemuan jasad tersebut. “Korban ditemukan pagi ini sekitar pukul 08.40 WIB,” ujar Syafril.

Baca Juga: Pengisian BBM di Tanjungpinang Terganggu Akibat Gangguan Jaringan Internet

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan di wilayah Bintan Timur untuk dilakukan pemeriksaan dan visum.

Syafril menambahkan, dengan ditemukannya jasad Rian Irawan, maka proses pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan secara resmi dihentikan.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan, korban yang terseret arus di Perairan Pulau Poto telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban ditemukan dengan jarak sekitar 0,15 nautical mile (NM) dari lokasi awal korban terseret arus,” jelasnya.

Baca Juga: Penemuan Mengejutkan, Sapi Cokelat di Austria Gunakan Alat untuk Menggaruk Tubuhnya

Usai proses evakuasi dan pemeriksaan, jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka.

Insiden ini bermula saat tiga pekerja PT Shandong Geologi Eksplorasi terseret arus laut ketika berusaha saling menolong pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 14.10 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di perairan depan PT BAI, tepatnya di area ponton pengeboran milik PT Shandong Geologi Eksplorasi.

Akibat kejadian tersebut, satu pekerja dinyatakan meninggal dunia di lokasi, satu pekerja lainnya berhasil selamat, sementara Rian Irawan sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan tewas. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#bintan #korban tenggelam #PT Shandong Geologi Eksplorasi #kecelakaan kerja