batampos – Arus mudik Imlek 2026 memicu lonjakan penumpang di Pelabuhan ASDP Tanjunguban. Selama empat hari libur panjang, 2.854 orang dan ribuan kendaraan menyeberang menuju Batam, naik sekitar 30 persen dari hari biasa.
Lonjakan penumpang terjadi di Pelabuhan ASDP Tanjunguban selama libur panjang Imlek periode 14–17 Februari 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 2.854 orang penumpang menyeberang melalui pelabuhan tersebut menuju Batam dalam empat hari.
Tak hanya penumpang, arus kendaraan juga meningkat signifikan. Tercatat 2.024 unit sepeda motor, 617 unit mobil pribadi, 101 unit pikap, dan 84 unit truk ikut menyeberang selama periode tersebut.
Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Ainul Yaqin, mengatakan terjadi kenaikan sekitar 30 persen per hari dibandingkan kondisi normal.
Pada Sabtu (14/2/2026), jumlah penumpang tercatat 501 orang dengan 459 unit sepeda motor, 199 mobil pribadi, 27 pikap, dan 44 truk.
Minggu (15/2/2026), penumpang meningkat menjadi 863 orang dengan 532 unit motor, 154 mobil pribadi, 25 pikap, dan 14 truk.
Sementara Senin (16/2/2026), sebanyak 694 penumpang menyeberang dengan 468 motor, 125 mobil pribadi, 27 pikap, dan 20 truk.
Pada Selasa (17/2/2026), tercatat 796 penumpang dengan 565 motor, 139 mobil pribadi, 22 pikap, dan 6 truk.
“Total selama empat hari tercatat sekitar 2.854 orang penumpang, 2.024 unit sepeda motor, 617 unit mobil pribadi, 101 pikap, dan 84 truk menyeberang dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban,” ujar Ainul.
Ia menjelaskan, pada hari normal rata-rata hanya sekitar 300 penumpang per hari, 250 unit sepeda motor, serta 100 unit mobil pribadi.
Menurutnya, lonjakan dipicu momentum libur panjang Imlek sekaligus tradisi warga pulang kampung menjelang Ramadan. Banyak warga Batam kembali ke Tanjungpinang dan Bintan untuk berkumpul bersama keluarga.
Ainul mengimbau pengguna kapal RoRo tidak memilih jadwal penyeberangan terakhir untuk menghindari penumpukan. Penumpang juga disarankan membeli tiket secara daring melalui aplikasi Ferizy atau agen resmi agar proses penyeberangan lebih lancar. (*)
Editor : Jamil Qasim