Batampos - Sebanyak 15 masjid di Bintan telah ditetapkan sebagai Masjid Ramah Pemudik (MRP) 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan pemudik mendapat kenyamanan selama libur Lebaran tahun ini.
Ada pun ke-15 masjid tersebut, yakni: Masjid Al Hidayah di Toapaya Selatan, Masjid Nurul Hasanah di Toapaya Asri, Masjid At-Taubah di Km 18 Mantras, Toapaya Selatan, Masjid Jamiatul Muslimin di Jalan Kawal Km. 25 Gesek, Toapaya Asri, Masjid An Nur di Kawal, Gunung Kijang.
Kemudian, Masjid Al Furqon di Kawal, Gunung Kijang, Masjid Al Amal di Teluk Bakau, Gunung Kijang, Masjid Nurul Huda di Malang Rapat, Gunung Kijang, Masjid Ikhwanul Muslimin di Km. 18 Kijang, Bintan Timur, Masjid Nurul Huda di Km. 20 Kijang, Bintan Timur.
Selanjutnya Masjid Al Asri di Jalan Lintas Barat, Desa Bintan Buyu, Masjid Al Muhajirin di Jalan Lintas Barat, Simpang Jembatan, Desa Kuala Sempang, Masjid Baitul Makmur di Jalan Haji Raja Daud Nomor 01, Kelurahan. Tanjunguban Selatan, Masjid Ar-Rahim di Jalan Permaisuri, Kampung Kamboja, Tanjunguban Selatan dan Masjid At-Taqwa di Jalan Jendral Sudirman, Tanjunguban Kota.
Kepala Kemenag Bintan, H. Abu Sufyan menyatakan, berbagai masjid ini diharapkan dapat melengkapi fasilitasnya untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik.
Masjid-masjid yang ditetapkan sebagai Masjid Ramah Pemudik 2026 dapat membuat spanduk dengan logo Masjid Ramah Pemudik 2026, membuka akses 24 jam, menjaga keamanan dan kebersihan, serta menyediakan fasilitas seperti pengisian daya baterai, fasilitas ibadah, dan area istirahat yang nyaman.
Selain itu, masjid juga harus memastikan kebersihan toilet dan ketersediaan air wudhu, serta menyediakan air minum bagi pemudik.
"Kami ingin masjid menjadi tempat yang nyaman bagi pemudik, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga berfungsi sosial," tambah Abu Sufyan usai kegiatan pengenalan program ini yang digelar Ditjen Binmas Islam secara daring di Masjid At Taubah, Mantrust, Toapaya Selatan, Rabu (11/3/2026).
Sekjen Kemenag RI, Kamaruddin Amin secara daring mengapresiasi kegiatan ini dan berharap masjid dapat menjadi tempat yang nyaman bagi pemudik.
"Masjid hendaknya menjadi tempat yang nyaman terutama bagi para musafir. Momentum Idul Fitri merupakan saat mudik dan balik semakin bermakna," katanya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak