batampos – Sebanyak delapan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Teluk Bintan menjadi sasaran program Japfa for Kids 2026 yang bertujuan membantu penanganan masalah gizi kurang dan gizi buruk pada anak.
Program tersebut menargetkan sekitar 750 siswa untuk mendapatkan tambahan asupan gizi sekaligus edukasi pola hidup bersih dan sehat.
Delapan sekolah yang masuk dalam program itu yakni SDN 001 Teluk Bintan, SDN 004, SDN 005, SDN 007, SDN 009, SDN 012, SDN 013, dan SDN 014 Teluk Bintan.
PT Japfa Comfeed Indonesia melalui Corporate Affairs Director, Rachmat Indrajaya, mengatakan program tersebut difokuskan untuk menurunkan angka malnutrisi sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Kementan Perkuat Pasokan Bawang Merah Jelang Iduladha
“Kita bekerja sama dengan puskesmas juga untuk melakukan screening anak-anak yang kurang gizi dan gizi buruk,” kata Rachmat, Kamis (21/5/2026).
Setelah proses pemeriksaan kesehatan dilakukan, Japfa akan menyalurkan bantuan telur ayam kepada para siswa penerima manfaat selama enam bulan.
“Kami akan salurkan telur tujuh butir seminggu sekali,” ujarnya.
Selain pemberian tambahan gizi, perkembangan kesehatan siswa juga akan dipantau secara berkala melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan.
“Secara rutin kita akan lakukan monitoring berat badan dan tinggi badan anak,” tambahnya.
Program Japfa for Kids juga menitikberatkan pada edukasi perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan masalah kesehatan sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, Japfa turut memberikan edukasi kepada kepala sekolah dan para guru dari delapan sekolah yang terlibat agar program dapat berjalan optimal di lingkungan pendidikan. (*)
Editor : Putut Ariyo