Batampos - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax 92 resmi naik sekitar Rp 4.100 dari sekitar Rp 12.900 per liter menjadi sekitar Rp 17.00 per liter, mulai Rabu (10/6/2026).
Kenaikan ini tidak menurunkan penjualan di SPBU Jalan Permaisuri, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.
Pengawas SPBU Jalan Permaisuri, Ermin mengatakan, penjualan Pertamax 92 pada hari pertama kenaikan harga BBM masih normal seperti biasa.
"Relatif sama dengan hari sebelumnya. Rata-rata penjualan di angka sekitar 2 ribu liter per hari," kata Ermin, Kamis (11/6/2026) pagi.
Baca Juga: Pendaftar Tembus 8.000 Siswa, Disdik Kepri Sebut Server SPMB Sempat Kewalahan
Penjualan Pertalite juga stabil di 16 ribu liter per hari. Padahal sempat beredar isu sebagian pengguna Pertamax 92 akan berlalih ke Pertalite.
Ia mengatakan, konsumen Pertamax 92 di Tanjunguban rata-rata sudah mengetahui informasi kenaikan harga dari media sosial.
Untuk harga pembanding, Pertamax 92 di Kepri termasuk Bintan dijual sekitar Rp 17 ribu per liter, sedangkan harga di Batam lebih murah, dijual Rp 15.500 per liter.
Baca Juga: Hari Pertama SPMB SMA/SMK Kepri Terkendala Server Bikin Orang Tua Datangi Sekolah
Sementara Pertamax 98 diharga Rp 21.650 per liter dan Pertalite 90 Rp 10 ribu per liter.
Ia mengatakan, petugas SPBU tetap mengingatkan konsumen yang hendak mengisi BBM Pertamax 92 soal harga baru.
Konsumen Pertamax 92, Tiyani mengaku kaget saat pertama kali mengisi setelah harga naik.
"Biasa Rp 100 ribu, mau tumpah tangki. Tadi isi Rp 100 ribu, belum penuh tangki," kata pengendara Honda PCX. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak