Jalan Agro Gunung Kijang Ditambal Sementara, Perbaikan Permanen Ditargetkan 2027

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 07:32 WIB
Pengendara melintas di Jalan Agro, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang yang sudah ditambal dengan tanah, Selasa (28/7/2026). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
Pengendara melintas di Jalan Agro, Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang yang sudah ditambal dengan tanah, Selasa (28/7/2026). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Bintan mulai melakukan penanganan sementara terhadap ruas Jalan Agro di Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, yang mengalami kerusakan dan berlubang. Langkah tersebut dilakukan setelah warga menggelar aksi damai dengan menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai bentuk protes.

Kepala Dinas PUPRP Bintan, Wan Affandi, mengatakan penanganan sementara dilakukan dengan menimbun dan meratakan jalan berlubang menggunakan alat berat. Upaya tersebut bertujuan mengurangi risiko kecelakaan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas.

"Alhamdulillah kami sudah bertemu dengan warga. Saat ini jalan yang berlubang sudah ditambal sementara. Insya Allah akan diperbaiki ke depannya," ujar Wan Affandi.

Ia menjelaskan, perbaikan permanen Jalan Agro telah diusulkan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2026. Namun, pelaksanaannya masih bergantung pada kemampuan anggaran daerah serta penentuan skala prioritas pembangunan.

"Usulan di Musrenbang 2026 sudah masuk. Mudah-mudahan pelaksanaannya bisa direalisasikan pada 2027," katanya.

Pantauan di lokasi pada Selasa (28/7/2026), ruas jalan yang sebelumnya dipenuhi lubang telah ditimbun menggunakan tanah. Meski permukaannya belum sepenuhnya rata, kondisi jalan dinilai lebih baik dibandingkan sebelumnya sehingga lebih aman dilalui kendaraan.

Baca juga: Hendak Dikirim ke Natuna, Ratusan Koli Bawang FTZ Tanpa Dokumen Diamankan Karantina

Sebelumnya, warga RT 001 RW 001 Kampung Banjar, Desa Gunung Kijang, menggelar aksi damai dengan menanam pohon pisang di tengah Jalan Agro pada Senin (27/7/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai simbol protes terhadap kondisi jalan yang telah lama rusak sekaligus bentuk desakan agar pemerintah segera melakukan perbaikan.

Ketua RT 001 Kampung Banjar, Ferdianus Yohanes, mengatakan kerusakan Jalan Agro sudah lama menjadi keluhan masyarakat karena membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan ketika lubang jalan tertutup genangan air.

"Kami merindukan jalan ini aman dan nyaman," ujar Ferdianus.

Warga berharap penanganan sementara yang telah dilakukan menjadi langkah awal menuju perbaikan permanen, sehingga akses transportasi masyarakat dapat kembali aman, nyaman, dan mendukung aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga di kawasan tersebut. (*)

Editor : Putut Ariyo
Gunung Kijang Jalan Agro Bintan PUPRP Bintan Infrastruktur Bintan jalan rusak