Rumah Sekaligus Kedai di Bintan Ludes Terbakar, Damkar Tempuh 45 Menit

Slamet Nofasusanto • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 10:39 WIB
Rumah yang juga digunakan sebagai kedai di daerah Sumpat, Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan ludes terbakar pada Selasa (8/9/2026) pagi. F.Kiriman Panyodi untuk Batam Pos.
Rumah yang juga digunakan sebagai kedai di daerah Sumpat, Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan ludes terbakar pada Selasa (8/9/2026) pagi. F.Kiriman Panyodi untuk Batam Pos.

batampos — Sebuah rumah warga yang sekaligus digunakan sebagai kedai di daerah Sumpat, Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, ludes terbakar pada Selasa (8/9/2026) pagi.

Bangunan tersebut habis terbakar hingga rata dengan tanah. Tidak ada informasi mengenai korban dalam kejadian tersebut.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dengan enam personel setelah menerima laporan kebakaran.

"Kita berangkatkan satu mobil damkar saja, sementara mobil suplai air disiagakan di markas, takut ada kejadian lain di Tanjunguban," kata Panyodi.

Ia mengatakan, lokasi kebakaran berada cukup jauh dari Markas Damkar Tanjunguban. Petugas membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk mencapai Sumpat.

"Paling cepat 45 menit nyampai ke sana," ujarnya.

Diduga Bermula dari Kasur Terbakar

Berdasarkan informasi dari warga setempat, bangunan yang terbakar merupakan rumah tinggal sekaligus kedai milik warga.

Warga tersebut mengatakan kebakaran diduga bermula ketika anak pemilik rumah bermain dengan korek api. Api kemudian disebut membakar kasur di dalam kamar sebelum dengan cepat menjalar ke bagian lain bangunan.

"Kebakaran kasur, dari situlah mulainya," katanya.

Namun, informasi tersebut masih berupa keterangan warga. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api telah membesar dan melalap hampir seluruh bangunan. Kepulan asap hitam juga terlihat membumbung tinggi.

Dalam rekaman tersebut, tampak percikan api yang diduga berasal dari kabel yang terbakar. Namun, hal itu juga belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran.

Sebelum petugas pemadam tiba, warga sekitar berupaya melakukan pemadaman dari sisi bangunan. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat ke rumah warga lainnya yang berada di sekitar lokasi.

Damkar Minta Satgas Desa Sigap

Panyodi berharap Satgas Penanganan Karhutla di tingkat desa dan kelurahan dapat berperan aktif dalam penanganan awal ketika terjadi kebakaran.

Menurutnya, respons cepat diperlukan bukan hanya saat terjadi kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga ketika kebakaran melanda permukiman warga.

Ia meminta satgas di tingkat desa dan kelurahan lebih sigap melakukan penanganan awal sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Hal tersebut dinilai penting, terutama untuk wilayah yang memiliki jarak cukup jauh dari pos atau markas pemadam kebakaran. (*)

Editor : Putut Ariyo
Teluk Sebong Damkar Bintan Desa Pengudang bintan Kebakaran Bintan