batampos - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat sektor pariwisata dengan menggelar berbagai agenda berskala nasional maupun internasional. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus mengejar target hingga 3 juta wisatawan sepanjang 2026.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengatakan sejumlah agenda wisata unggulan mulai dihidupkan kembali sebagai daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Kami dorong terus event-event wisata. Di Batam kita akan coba hidupkan lagi International Jazz Festival. Kemudian event internasional lainnya juga terus kami dorong," ujar Ansar.
International Jazz Festival dan Tour de Bintan Kembali Digelar
Selain menghidupkan kembali International Jazz Festival di Batam, Pemerintah Provinsi Kepri juga kembali menyelenggarakan berbagai agenda pariwisata di kabupaten dan kota lainnya.
Di Kabupaten Bintan, ajang olahraga wisata Tour de Bintan kembali menjadi salah satu kalender pariwisata andalan yang diharapkan mampu menarik wisatawan mancanegara.
Sementara itu, di Pulau Penyengat, berbagai kegiatan budaya, sejarah, dan pariwisata terus diperbanyak untuk memperkuat daya tarik destinasi yang dikenal sebagai salah satu pusat sejarah Melayu tersebut.
Hospitality Jadi Kunci Menarik Wisatawan
Ansar menilai pengembangan destinasi wisata tidak hanya bergantung pada penyelenggaraan event, tetapi juga pada kualitas pelayanan kepada wisatawan.
Menurutnya, keramahan masyarakat dan kenyamanan selama berkunjung menjadi faktor penting yang dapat mendorong wisatawan datang kembali ke Kepulauan Riau.
"Yang penting kita menjadi tuan rumah yang memiliki hospitality yang baik. Itu yang dicari wisatawan," katanya.
Hampir 700 Ribu Wisatawan Hingga April
Berdasarkan data pemerintah daerah, hingga April 2026 jumlah kunjungan wisatawan ke Kepulauan Riau telah mendekati 700 ribu orang.
Ansar menilai capaian tersebut menjadi modal positif untuk mengejar target kunjungan wisatawan hingga akhir tahun.
"Sampai April sudah hampir 700 ribu wisatawan. Mudah-mudahan sampai akhir tahun kita bisa mencapai sekitar 2,7 juta hingga 2,8 juta kunjungan," ujarnya.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi Kepri tetap berupaya mendekati target ideal sebanyak 3 juta kunjungan wisatawan melalui penyelenggaraan berbagai event dan promosi destinasi.
Optimistis Lonjakan Terjadi Saat Akhir Tahun
Ansar optimistis jumlah kunjungan wisatawan akan meningkat signifikan menjelang akhir tahun, seiring datangnya musim liburan atau peak season.
Menurutnya, pada periode tersebut jumlah wisatawan yang datang ke Kepulauan Riau dalam satu bulan pernah mencapai sekitar 300 ribu orang.
"Puncak kunjungan biasanya terjadi di akhir tahun. Kalau momentum itu bisa dimaksimalkan, saya optimistis angka kunjungan akan terus meningkat," tutup Ansar.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap penguatan kalender event, promosi destinasi, serta peningkatan kualitas layanan pariwisata dapat mendorong pertumbuhan sektor wisata yang berdampak langsung pada perekonomian daerah, termasuk industri perhotelan, restoran, transportasi, dan pelaku usaha mikro. (*)
Editor : Putut Ariyo