Laba Netflix Naik 44 Persen

jpg • Dipublikasikan Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:58 WIB
Ilustrasi Netflix. Foto: ISTIMEWA
Ilustrasi Netflix. Foto: ISTIMEWA

batampos - Netflix mencatat kenaikan laba bersih sebesar 44 persen secara tahunan pada kuartal III 2026. Namun, raksasa layanan streaming asal Amerika Serikat (AS) itu memangkas proyeksi pendapatan iklan sepanjang tahun ini menjadi 2,7 miliar dolar AS di tengah perlambatan pertumbuhan pendapatan dan peluncuran fitur iklan yang lebih lambat dari perkiraan.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Selasa (20/10), Netflix membukukan laba bersih sebesar 3,66 miliar dolar AS pada periode yang berakhir 30 September 2026. Angka tersebut meningkat dari 2,55 miliar dolar AS pada kuartal III 2025.

Pendapatan Netflix mencapai 12,87 miliar dolar AS, naik 11,8 persen dibandingkan 11,51 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya. Meski masih tumbuh dua digit, laju pertumbuhan pendapatan itu melambat dibandingkan kenaikan 13,4 persen pada kuartal II 2026.

Dari sisi profitabilitas, laba operasi Netflix meningkat 37 persen menjadi 4,46 miliar dolar AS. Margin operasi juga naik menjadi 34,6 persen, dibandingkan 28,2 persen pada kuartal III 2025.

Sementara itu, laba per saham dilusian atau diluted earnings per share mencapai 87 sen dolar AS, meningkat dari 59 sen dolar AS pada periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut melampaui perkiraan analis sebesar 82 sen dolar AS per saham, menurut Reuters.

Pendapatan Langganan Topang Pertumbuhan Netflix

Netflix menyebut kenaikan pendapatan terutama ditopang pertumbuhan bisnis langganan, seiring bertambahnya jumlah pelanggan dan penyesuaian harga paket berlangganan.

Pertumbuhan pendapatan iklan serta pergerakan nilai tukar mata uang asing yang menguntungkan juga turut memberikan kontribusi terhadap kinerja perusahaan.

Namun, bisnis iklan Netflix belum berkembang secepat yang sebelumnya diperkirakan. Perusahaan memangkas target pendapatan iklan sepanjang 2026 menjadi sekitar 2,7 miliar dolar AS, dari proyeksi sebelumnya sebesar 3 miliar dolar AS.

Penyesuaian target tersebut dilakukan karena peluncuran sejumlah fitur dan kemampuan produk periklanan berlangsung lebih lambat dari perkiraan awal.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi Netflix dalam memperluas sumber pendapatan di luar biaya berlangganan, terutama ketika pertumbuhan pendapatan perusahaan mulai melambat dibandingkan kuartal sebelumnya.

Netflix Proyeksikan Pendapatan 2026 Capai 51,1 Miliar Dolar AS

Untuk kuartal IV 2026, Netflix memperkirakan pendapatan mencapai 13,44 miliar dolar AS dengan laba bersih sebesar 2,79 miliar dolar AS.

Perusahaan memproyeksikan laba per saham dilusian sebesar 67 sen dolar AS. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan perkiraan analis sebesar 73 sen dolar AS per saham.

Secara keseluruhan, Netflix menargetkan pendapatan sepanjang 2026 mencapai sekitar 51,1 miliar dolar AS, tumbuh 13 persen secara tahunan. Margin operasi diproyeksikan berada di level 31,5 persen.

Kinerja kuartal III menunjukkan Netflix masih mampu meningkatkan laba dan menjaga margin operasi. Namun, perlambatan pertumbuhan pendapatan serta revisi target bisnis iklan menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam menilai prospek perusahaan pada kuartal berikutnya. (*)

Editor : Putut Ariyo
Laporan Keuangan Saham Teknologi Bisnis Streaming Pendapatan Iklan netflix