batampos - Wuling Motors mencatat peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada lima model kendaraannya. Kelima model tersebut kini memiliki TKDN sebesar 60 persen, seiring peningkatan proses produksi lokal dan perakitan baterai mobil listrik di Indonesia.
Lima model yang dimaksud adalah New BinguoEV, New Cloud EV, Darion EV, Eksion EV, dan Aira EV. Pencapaian ini menjadi bagian dari upaya Wuling memperkuat kontribusi terhadap industri otomotif nasional.
Vice President Wuling Motors, Arif Pramadana, mengatakan peningkatan TKDN merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mengembangkan industri otomotif di Indonesia.
”Wuling akan terus mengembangkan proses produksi dan perakitan baterai secara lokal untuk memberikan nilai tambah bagi industri otomotif nasional,” ujarnya kepada JawaPos.com, Rabu (4/11/2026).
Produksi dan Perakitan Baterai di Indonesia
Peningkatan TKDN tersebut didukung fasilitas manufaktur Wuling di Cikarang, Jawa Barat. Pabrik ini menjalankan sejumlah tahapan produksi kendaraan, mulai dari pengelasan bodi (Body Shop), pengecatan (Paint Shop), perakitan kendaraan (General Assembly), hingga pemeriksaan kualitas (Quality Check).
Seluruh proses produksi tersebut turut melibatkan tenaga kerja lokal. Wuling juga telah melakukan perakitan baterai mobil listrik di Indonesia.
Proses perakitan baterai melibatkan penggunaan sejumlah komponen lokal, antara lain pengemasan baterai (packing), pelindung baterai (housing), serta rangkaian kabel (wiring and harness).
Langkah tersebut turut mendukung peningkatan TKDN Wuling dari sebelumnya 40 persen menjadi 60 persen.
Selain mengembangkan fasilitas produksi sendiri, perusahaan melibatkan puluhan pemasok lokal untuk memenuhi kebutuhan komponen kendaraan. Beberapa di antaranya PT Asahimas Flat Glass, PT Gajah Tunggal Tbk, dan PT GS Battery.
Keterlibatan pemasok dalam negeri diharapkan memperkuat rantai pasok sekaligus meningkatkan peran industri komponen otomotif nasional.
Lima Model Wuling dengan TKDN 60 Persen
Kelima model Wuling yang telah mencapai TKDN 60 persen memiliki segmen dan karakter berbeda. Berikut daftarnya:
Wuling New BinguoEV
New BinguoEV merupakan mobil listrik di segmen hatchback dengan desain ikonik. Model ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan mobilitas harian.
Wuling New Cloud EV
New Cloud EV berada di segmen medium hatchback. Kendaraan ini mengedepankan kenyamanan sebagai salah satu karakter utamanya.
Wuling Darion EV
Darion EV menyasar segmen mobil keluarga. Model listrik ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas bersama keluarga.
Wuling Eksion EV
Eksion EV mengisi segmen SUV dengan karakter kendaraan keluarga yang dirancang untuk berbagai kebutuhan perjalanan.
Wuling Aira EV
Aira EV merupakan city car listrik yang menyasar kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.
Dengan lima model tersebut, Wuling memperluas pilihan kendaraan listrik dengan kandungan komponen lokal di sejumlah segmen pasar.
Peningkatan TKDN juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat basis manufaktur di Indonesia. Selain meningkatkan penggunaan komponen lokal, langkah ini membuka peluang lebih besar bagi industri pemasok dalam negeri untuk terlibat dalam rantai produksi kendaraan listrik. (*)
Editor : Putut Ariyo