Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Dua Pekan Berlalu, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kecelakaan Maut di ASL Shipyard

Yofie Yuhendri • Senin, 11 Mei 2026 | 06:01 WIB
Barang bukti Forklift yang digunakan dalam kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja di galangan kapal PT ASL Shipyard Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji. F. Istimewa
Barang bukti Forklift yang digunakan dalam kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja di galangan kapal PT ASL Shipyard Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji. F. Istimewa

batampos – Dua pekan setelah kecelakaan kerja maut di galangan kapal PT ASL Shipyard Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, polisi masih terus mendalami kasus tersebut dan belum menetapkan tersangka.

Korban diketahui bernama Dame Lumban Tobing, seorang pekerja subkontraktor PT SC (Sinar Cendana). Ia meninggal dunia setelah tertabrak dan terlindas forklift di area perusahaan pada Sabtu (25/4) siang.

Kapolsek Batuaji AKP Bayu Rizki Subagyo mengatakan penanganan perkara kini telah dilimpahkan ke Polresta Barelang untuk proses penyelidikan lanjutan.

“Untuk perkara ini sekarang ditangani oleh Polresta Barelang,” ujarnya, Minggu (10/5).

Enam Saksi Sudah Diperiksa

Selama proses penyelidikan awal di Polsek Batuaji, penyidik telah memeriksa sedikitnya enam orang saksi. Mereka terdiri dari:

“Terakhir kita pemeriksaan saksi dan HSE perusahaan,” kata Bayu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, operator forklift yang terlibat dalam insiden tersebut berinisial DI, pekerja dari subkontraktor lain yakni PT LABU.

Polisi Telusuri Dugaan Pelanggaran K3

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono menegaskan pihaknya kini fokus menyelidiki kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun pelanggaran prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Kita lagi ambil keterangan seluruh saksi. Termasuk kita cek terkait masalah K3 di perusahaan tersebut,” ujarnya.

Diduga Tertabrak Saat Forklift Angkut Tabung Gas

Kecelakaan diduga terjadi saat forklift sedang melakukan pengangkutan tabung gas di area galangan kapal. Pada waktu bersamaan, korban berada di jalur lintasan kendaraan hingga akhirnya tertabrak dan terlindas.

Korban sempat dilarikan ke RS Embung Fatimah, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Tambah Daftar Kecelakaan Kerja di Batam

Kasus ini kembali menjadi sorotan karena menambah daftar kecelakaan kerja di kawasan industri galangan kapal Batam. Polisi menyatakan penyelidikan masih difokuskan untuk memastikan apakah kejadian tersebut murni kecelakaan kerja atau terdapat pelanggaran prosedur keselamatan.

“Kalau untuk menghentikan pekerjaan, kami harus berkoordinasi dan memastikan dulu apakah murni laka atau ada prosedur yang dilanggar,” tegas Anggoro. (*)

Editor : Jamil Qasim
#ASL Shipyard #Tersangka Kecelakaan