batampos - Kapal KM Inka Mina Maritim 166 yang mengangkut rombongan SMP Negeri 2 Siantan menabrak karang tepatnya berada di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Minggu, (15/9) pukul 19.30 WIB, malam.
Kapal milik KUBE Nelayan Selayang itu mengangkut sebanyak 113 orang penumpang yang didominasi oleh anak-anak dan wanita itu bertolak dari Desa Teluk Sunting, Kecamatan Siantan Tengah hendak kembali ke Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan.
Berdasarkan foto yang diperoleh Batam Pos, kapal tersebut naik di atas karang dengan posisi menungging. Propeler (baling-baling kapal) sangat terlihat jelas.
Dengan kondisi begitu, penumpang terlihat panik dan ada yang histeris karena takut kapal terbelah dua.
"Takut kami Bang. Kapal nabrak karang, habis tu naik pula kapal kami di atas karang. Gemetar pas posisi ini. Baru bisa lega pas Basarnas datang. Hampir nyawa kami terancam," ujar salah satu penumpang.
Wakapolres Anambas, Kompol Hendriyanto mengatakan kapal tersebut mengangkut rombongan pelajar yang telah selesai bertanding sepak bola. Ketika bertolak dari Teluk Sunting, kapal tidak mengalami kendala.
Namun naas, saat melewati perairan Desa Pesisir Timur, nakhoda yang bernama Supardi (53) tidak memahami alur laut lalu menabrak karang.
"Penyebab air surut dan capt nya kurang paham dengan situasi laut. Kapal tidak over kapasitas," ujar Hendriyanto.
Penumpang, lanjutnya, berhasil dievakuasi ke darat dengan menggunakan kapal bantuan milik warga dengan nama lambung KM Nelayan Abadi II.
"Selamat semua tidak ada korban jiwa," kata Hendriyanto.
(*)