Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Ini Tiga Kedai Kopi Legend dan Favorit Yang Masih Eksis di Karimun

Ichwanul Fazmi • Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:54 WIB

Legen dan favorit layak disematkan pada Kedai Kopi Botan yang sudah berdiri tahun 1947 ini.
Legen dan favorit layak disematkan pada Kedai Kopi Botan yang sudah berdiri tahun 1947 ini.
batampos - Budaya ngopi memang sudah melekat pada masyarakat Kepulauan Riau, khususnya Karimun. Aroma tradisional dan racikan kopi yang khas membuat ramai pengunjung. Meski pun telah berdiri lama, namun kedai kopi dengan khas Karimun selalu diminati. Terlebih perantau yang Ketika Kembali ke tanah kelahiran tidak pernah melupakan untuk menyempatkan diri bernostalgia di kedai kopi legend dan favorit ini.

Berita tiga kedai kopi legend dan favorit yang masih masih bisa Anda kunjungi saat berkunjung ke Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau.

1. Kedai Kopi Botan

Berdiri sejak tahun 1947, kedai kopi yang terletak di jalan Trikora No 36 Tanjungbalai Karimun ini, masih berdiri kokoh hingga kini. Ya, Kedai Kopi Botan Namanya. Tidak hanya masyarakat awam, pejabat lokal hingga pusat selalu menyempatikan diri untuk menikmati kekhasan kopi racikan tradisional ini.

Tidak ketinggalan para politikus. Selain bersilaturahmi, mereka berkumpul di kedai kopi sebagai salah satu cara meraup suara dukungan.

Tidak hanya kopi asli Karimun yang membuat candu pengunjung. Kenikmati lontong, dan roti goreng yang diolesi srikaya pun membuat pembeli ketagihan. Tak heran sejak dibuka mulai pukul 05.00 WIB, kedai kopi di jantung kota Karimun ini selalu dipenuhi pengunjung.

2. Kedai Kopi Mesir

Untuk menikmati kopi pada malam hari, Kedai Kopi Mesir menjadi salah satu rekomendasi untuk dikunjungi. Berlokasi di Jalan Pelabuhan atau dikenal dengan sebutan "Pasar Malam", Kedai Kopi Mesir selalu menjadi pilihan.

Kedai Kopi Mesir diperkirakan sudah berdiri sejak tahun 1970-an akhir. Hingga kini masih aktif melayani pengunjung. Berada di tengah ratusan pedagang kuliner tradisional "Pasar Malam" membuat Kedai Kopi Mesir selalu ramai disinggahi.

Sambil menyerumput kopi, pengunjung bisa memesan aneka makanan yang banyak dijaja sekitar Pasar Malam. Bisa sekadar teman ngopi, ramia juga pengunjung yang menikmati makan malam di Kedai Kopi Mesir ini. Selain mempertahankan citarasa kopi yang diracik sendiri masih dipertahankan, keberesihan kedai kopi pun menjadi nilai plus. Tidak heran, setiap malam, Kedai Kopi Mesir selalu ramai dikunjungi.

3. Kedai Kopi Selamat

Kedai Kopi Selamat, termasuk salah satu kedai kopi tempo dulu yang tetap eksis hingga kini di Karimun. Di era kejayaan Pasar Sayur di samping Masjid Baitul Karimun tahun 1980-an, Kedai Kopi Selamat pun kecipraan rezei dengan pengunjung setia tersendiri.

Terutama bagi para pensiunan. Betapa tidak, Kedai Kopi Selamat dijadikan tempat kongkow sekaligus reuni bagi para pensiunan. Apa lagi saat tanggal muda. Usai mengambil uang pensiun, mereka selalu singgah untuk menikmati kopi sekaligus silaturahmi. Tidak heran, sebutan Kedai Kopi Pensiunan sempat melekat bagi masyarakat Karimun.

Saat jayanya, Kedai Kopi Selamat memiliki menu handalan yakni Lontong Pak JOKA. Lontong sayur khas Melayu dengan campuran sayur papaya serta ditaburi serunding ini, hanya ada di Kedai Kopi Selamat. Jika bicara kelezatan Lontong Pak JOKA, jangan ditanya.

Meski silih berganti yang mengisi kuliner menu sarapan pagi, hingga kini Kedai Kopi Selamat masih setiap menerima pengunjung. Terutama mereka yang berasal dari pulau sekitar Karimun, maupun pensiunan untuk sekadar menikmati kopi maupun melepas kangen. (*)

Editor : Ichwanul Fazmi