Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kok Bisa Mancis dan Kartu Permainan Masuk Lapas Kelas II A Batam, Ditemukan Saat Razia

Yofie Yuhendri • Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:00 WIB

Hasil razia di lapas.
Hasil razia di lapas.

batampos- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Batam dibawah Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Kepulauan Riau menggelar razia gabungan di blok hunian warga binaan, Selasa (21/10) pagi. Kegiatan ini dengan sasaran barang terlarang, seperti ponsel dan narkoba.

Kegiatan razia tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto serta diikuti oleh seluruh petugas pria.

Yosafat mengatakan bahwa razia ini adalah tindak lanjut langsung dari arahan Dirjen Pemasyarakatan, Irjen Pol Mashudi untuk mewujudkan Lapas zero handpohone dan narkoba.

“Dalam razka ini kita lakukan pemeriksaan secara menyeluruh dengan menyasar kamar-kamar hunian warga binaan guna memastikan tidak ada barang terlarang yang beredar di dalam Lapas,” ujarnya.

Ia mengatakan selama razia berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan dengan tetap menjunjung tinggi prinsip humanis dan profesionalitas. Adapun temuan petugas seperti sendok, kartu permainan, alat pencukur, mancis, serta pipet.

“Seluruh barang yang ditemukan dari hasil pemeriksaan akan didata dan dilaporkan sesuai prosedur yang berlaku,” katanya.

Yosafat menambahkan bahwa Lapas Batam berkomitmen penuh untuk mendukung program ini. Termasuk memberantas pungli yang dilakukan petugas ke narapidana atau Zero Halinar.

“Kita dukung dengan langkah nyata dan konsisten,” tegasnya.

Selain razia ke kamar hunian warga binaan, Lapas Kelas II Batam juga memperketat prosedur pemeriksaan terhadap setiap pengunjung yang datang menjenguk warga binaan. Setiap pengunjung wajib menjalani pemeriksaan menyeluruh, termasuk pemeriksaan badan dan barang bawaan.

Untuk pengunjung wanita, pemeriksaan dilakukan oleh petugas wanita di ruangan khusus yang disediakan guna menjaga kenyamanan dan privasi.

“Pemeriksaan ini sesuai SOPnya untuk menutup celah semua penyelundupan,” tutupnya. (*)

 

Editor : Tunggul Manurung
#razia #lapas