batampos- Harga bahan pokok terutama cabai di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mengalami kenaikan harga, akibatnya terjadinya bencana alam di daerah pemasok, yakni Sumatera.
Untuk memastikan pasokan bahan pokok aman, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri akan mencari solusi untuk mencegah kelangkaan bahan pokok.
"Nanti akan kita periksa dulu apa saja yang sedang langka sekarang ini," kata Gubernur, Kepri Ansar Ahmad, Kamis (4/12).
Dalam waktu dekat, kata dia pihaknya bersama Forkopimda akan melakukan pembahasan, untuk mencari alternatif lain, sebelum terjadinya kelangkaan bahan pokok, terutama cabai.
Terlebih, pedagang di Kepri tidak hanya mengandalkan pasokan bahan pokok dari lokal saja. "Kita siap untuk bekerja sama dengan provinsi lain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," tambahnya.
Ia menilai, strategi mencari pasokan hingga ke luar provinsi lain, selain di Sumatera cukup efektif untuk mengatasi kelangkaan. "Penting bagi kita untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok yang cukup," tambahnya.
Diketahui, harga sejumlah jenis cabai di Kota Tanjungpinang dilaporkan naik secara drastis. Kenaikan ini disebabkan terjadinya bencana di daerah pemasok. Saat ini, harga cabai nano sudah menyentuh ke harga Rp120 ribu per kilogram, cabai rawit Rp110 ribu per kilogram dan cabe merah senilai Rp98 ribu per kilogram. (*)
Editor : Tunggul Manurung