Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Baliho di JPO SP Plaza Tak Kunjung Ditertibkan,malah Materi Diganti Baru  

Yofie Yuhendri • Rabu, 10 Desember 2025 | 14:00 WIB

 

 

Baliho yang belum ditertibkan di JPO di daerah Batuaji, malah materi balihonya yang berganti.
Baliho yang belum ditertibkan di JPO di daerah Batuaji, malah materi balihonya yang berganti.

batampos- Penertiban papan reklame di SP Plaza, Sagulung hingga saat ini belum dilakukan. Reklame dengan ukuran besar masih terbentang di Jembatan penyebrangan orang (JPO), bahkan kini berisikan materi baru.

“Sampai sekarang belum ditertibkan, malah diganti yang baru,” ujar Rizal, pedagang di SP Plaza, Selasa (9/12)

Ia mengatakan keberadaan baliho ini kerap dikeluhkan para pejalan kaki atau karena menganggu kenyamanan. Sehingga, JPO tersebut jarang digunakan pejalan kaki.

Baca Juga: Gagal Ginjal, Narapidana Narkotika Asal Singapura Meninggal di Rumah Sakit

“Kalau nyebarang jalan orang malah langsung saja (ke jalan). Karena di dalam, pejalan kaki jadi pengap,” katanya.

Ia berharap reklame ini segera ditertibkan, sehingga penataan tata ruang wilayah di Sagulung sama majunya dengan Kecamatan lainnya.

“Di wilayah lain sama sekali tidak ada reklame lagi. Di Sagulung ini malah menganggu pengguna jalan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemkot Batam telah memulai operasi besar-besaran untuk menertibkan baliho dan papan reklame ilegal di pusat kota, sebagai tindak lanjut dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta instruksi nasional untuk menata ulang tata ruang dan mengurangi sampah visual di kawasan perkotaan.

Baca Juga: Seluruh Bantuan dari Batam Langsung Diserahkan ke Warga Terdampak, Perjuangan Jurnalis Batam Salurkan Bantuan ke 4 Jorong Terisolir di Agam, Sumbar

Wali Kota Amsakar Achmad menegaskan bahwa penataan kota Batam ini bertujuan untuk menjadikan kota lebih rapi, bersih, dan nyaman. Kebijakan ini merujuk pada tiga hal utama: arahan Presiden RI, temuan BPK, dan aspirasi masyarakat yang menginginkan lingkungan kota yang bersih dan tertata.

“Kami ingin Kota Batam tampil sebagai kota yang rapi, bersih, dan bebas dari reklame liar,” katanya. (*)

 

 

Editor : Tunggul Manurung
#baliho