batampos- Bidang administrasi di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SUmber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karimun mencatat sampai dengan Desember 2025 ini tercatat ada 111 orang ASN yang purna tugas atau pensiun. Mayoritas yang purna tugas berasal dari profesi guru.
Pj Sekda Kabupaten Karimun, Djunaidi yang dikonfirmasi Batam Pos, Minggu (14/12) melalui Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Karimun, Isnaini mengatakan, sesuai dengan data administrasi memang sampai dengan desember tahun ini jumlah ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun yang purna tugas atau pensiun sebanyak 111 orang.
Baca Juga: SDN 004 Toapaya, Bintan Raih Predikat Sekolah Adiwiyata Nasional
''Mulai dari non eselon atau pegawai dengan pangkat golongan satu sampai dengan golongan empat dengan jabatan eselon dua ada yang purna tugas atau pensiun. Sebagian besar didominasi dari profesi tenaga guru. Selain profesi guru, selebihnya tersebar di unit kerja atau OPD yang ada di lingkungan Kabupaten Karimun,'' ujarnya.
Untuk bulan ini, katanya, memang ada satu kepala OPD yang purna tugas. Yakni, Suwedi yang menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan bencana Daerah Dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar). Dengan purna tugasnya pejabat tersebut, maka saat ini, kekosongan tersebut dijabat oleh seorang pelaksana tugas (Plt).
'' Dengan bertambahnya pejabat eselon II yang purna tugas, maka jumlah ASN yang menjabat sebagai Plt juga bertambah. Jumlahnya ada 11 OPD dengan rincian dua jabatan kepala badan dan 9 kepala dinas. Untuk mengisi posisi definitif pejabat di 11 OPD tersebut, maka masih menunggu pelantikan yang akan dilakukan oleh pimpinan,'' jelasnya.
Data yang dihimpun Batam Pos, 11 OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun yang saat ini dipimpin oleh seorang pelaksana tugas (Plt) BKPSDM, BPBD Damkar, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A), Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perikanan serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian. (*)
Editor : Tunggul Manurung