Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

5.321 TKA di Batam, Didominasi Pekerja dari Tiongkok dan Bekerja di Sektor Konstruksi

Rengga Yuliandra • Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:00 WIB

Kepala Disnaker Batam, Yudi Suprapto
Kepala Disnaker Batam, Yudi Suprapto

Batampos -  Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam mencatat sebanyak 5.321 tenaga kerja asing (TKA) bekerja di berbagai sektor industri di Batam sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 25 persen atau lebih dari 2.000 orang merupakan warga negara Tiongkok.

Kepala Disnaker Kota Batam, Yudi Suprapto, menyebut dominasi TKA asal Tiongkok berkaitan erat dengan banyaknya perusahaan asal negara tersebut yang beroperasi di Batam.

"Ada korelasinya. Banyak perusahaan Tiongkok di sini dan mereka menggunakan mesin serta peralatan dari negara asalnya. Untuk teknisi dan mekanik tertentu, tenaga ahlinya didatangkan langsung dari sana," ujar Yudi di Batamcenter, Jumat (9/1/2026) kemarin.

Baca Juga: Pencarian Top, Warga Berakit yang Hilang Diperluas ke Perairan Pengudang

Selain Tiongkok, TKA juga berasal dari sejumlah negara lain, seperti India, Malaysia, Vietnam, Singapura, hingga Jepang.

Berdasarkan sektor usaha, TKA paling banyak bekerja di sektor jasa konstruksi. Selanjutnya, mereka tersebar di industri komponen elektronik, industri elektronik, jasa pertambangan minyak dan gas bumi, jasa pendidikan swasta, serta industri peralatan komunikasi.

Yudi menjelaskan, sebagian besar TKA menempati posisi profesional dan teknis dengan keahlian khusus. Jabatan yang diisi antara lain Mechanical Engineer, Production Engineer, Production Manager, Electrical Engineer, Quality Control Advisor, dan Quality Assurance Advisor.

“Untuk dapat bekerja di Indonesia, TKA wajib memiliki latar belakang pendidikan sarjana, kompetensi yang sesuai, serta menduduki level jabatan tertentu,” katanya.

Ia menegaskan, keberadaan TKA di Batam diharapkan mampu mendukung transfer keahlian dan peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#tka tiongkok #industri Batam #batam #Pekerja Asing di Batam