batampos – Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Kota Batam menyiapkan rencana pembangunan Masjid Agung IKSB dan Rumah Gadang di kawasan Batam Center. Proyek yang diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp10 miliar tersebut mulai dipersiapkan dengan pembentukan kepanitiaan pembangunan.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat sekaligus buka puasa bersama pengurus dan anggota IKSB di Hotel PIH Batam Center, Jumat (6/3).
Ketua IKSB Kota Batam, H. Maryon, mengatakan dalam pertemuan tersebut telah dibentuk struktur pengurus pembangunan yang akan mempersiapkan tahapan proyek ke depan.
Arlon Viresto, anggota DPRD Kota Batam dari Komisi III yang juga berdarah Minangkabau, dipercaya sebagai Ketua Pembangunan Masjid dan Rumah Gadang IKSB Batam.
“Pengurus pembangunan sudah dibentuk. Selanjutnya perencanaan teknis akan dikoordinasikan oleh ketua pembangunan yang terpilih,” ujar Maryon.
Ia menambahkan, pertemuan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar perantau Minangkabau di Batam, khususnya di bulan Ramadan.
Ketua Pembangunan Masjid dan Rumah Gadang IKSB, H. Arlon Viresto, menjelaskan pihaknya telah menyiapkan lahan seluas sekitar 7.200 meter persegi di kawasan Batam Center untuk pembangunan tersebut.
“Rencana kita dalam waktu dekat akan membangun sebuah masjid di sana yang diberi nama Masjid Agung IKSB Kota Batam,” ujarnya.
Selain masjid, di lokasi yang sama juga direncanakan pembangunan rumah gadang sebagai simbol budaya masyarakat Minangkabau di Kota Batam.
Namun dalam tahap awal, pembangunan akan difokuskan pada pembangunan masjid terlebih dahulu.
Menurut Arlon, sebelum pembangunan dimulai panitia harus menyelesaikan proses pembebasan lahan karena di sekitar lokasi masih terdapat sejumlah rumah liar (ruli) yang dihuni masyarakat.
“Kami akan mencoba bernegosiasi dengan warga yang tinggal di sekitar lokasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, setelah Idulfitri nanti panitia pembangunan akan mulai bekerja lebih intensif untuk mematangkan perencanaan.
Pembangunan tersebut juga akan melibatkan 18 Ikatan Kecamatan (IK) yang berada di bawah naungan IKSB Kota Batam.
Terkait anggaran, Arlon memperkirakan pembangunan masjid dan rumah gadang tersebut membutuhkan dana sekitar Rp10 miliar. Namun untuk tahap awal, panitia akan memprioritaskan pembangunan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah.
Masjid yang direncanakan itu diperkirakan mampu menampung sekitar 3.000 jamaah. Di kawasan tersebut juga direncanakan pembangunan aula yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial masyarakat Minangkabau.
Sementara itu, Majelis Tinggi IKSB Kota Batam, H. Arwin Pribadi, mengajak seluruh warga Minangkabau di Batam untuk mendukung rencana pembangunan tersebut.
“Mari kita dukung bersama pembangunan ini. Dengan kerja sama dan kebersamaan, insya Allah rencana ini bisa terwujud,” ujarnya. (*)
Editor : M Tahang