Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Antisipasi Lonjakan Penumpang, 14 Kapal Roro Disiapkan Layani Mudik di Kepri

Yashinta • Minggu, 15 Maret 2026 | 10:00 WIB

Antrean kendaraan menunggu giliran untuk naik ke kapal roro di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Jumat (13/3). F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Antrean kendaraan menunggu giliran untuk naik ke kapal roro di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Jumat (13/3). F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sebanyak 14 kapal roro disiapkan untuk melayani arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kepulauan Riau. Dari total 18 kapal yang tersedia, empat kapal lainnya belum dapat dioperasikan karena terkendala persoalan teknis dan internal operator.

Persiapan angkutan Lebaran ini dilakukan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Balai Pengelola Transportasi Darat Kepulauan Riau.

Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan, Danau, dan Penyeberangan BPTD Kepri, Frans Deddy, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan sejak sekitar satu bulan sebelum Ramadan.

Menurutnya, koordinasi dilakukan dengan sejumlah pihak, mulai dari pemerintah daerah, dinas perhubungan kabupaten/kota hingga operator kapal penyeberangan.

“Sejak sebulan sebelum puasa kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapan angkutan Lebaran. Arahan dari Menteri Perhubungan jelas, penyelenggaraan angkutan Lebaran harus mengutamakan keselamatan,” ujarnya, Sabtu (15/3).

Selain koordinasi lintas instansi, BPTD Kepri juga melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check terhadap armada yang akan beroperasi selama masa mudik.

“Hasil ramp check menunjukkan kapal-kapal yang beroperasi dalam kondisi layak. Namun ada empat kapal yang belum bisa dioperasikan karena kendala teknis dan persoalan internal operator,” jelas Frans.

Untuk mengantisipasi kekurangan armada, BPTD Kepri mengupayakan kapal perbantuan dari luar daerah. Salah satu kapal yang direncanakan membantu pelayanan di Kepri saat ini berada di Sulawesi dan masih dalam proses pengurusan perizinan.

Kapal tersebut diperkirakan berangkat menuju Kepulauan Riau pada 19 Maret dan berpotensi mulai beroperasi sekitar H-7 Lebaran setelah seluruh proses administrasi selesai.

Selain itu, kapal perbantuan lain seperti Kapal Senangin juga disiapkan untuk membantu pelayanan pada sejumlah lintasan, termasuk rute menuju Kuala Tungkal dan Dabo Singkep.

Frans menjelaskan, wilayah Kepulauan Riau memiliki sekitar 19 hingga 20 lintasan penyeberangan yang harus dilayani kapal roro.

Salah satunya lintasan Pelabuhan Telaga Punggur menuju Tanjung Uban yang saat ini dilayani lima kapal, dengan empat kapal siap beroperasi dan satu kapal sebagai cadangan.

“Kapal cadangan ini nantinya bisa digunakan untuk membantu lintasan lain jika terjadi lonjakan penumpang,” ujarnya.

Ia menambahkan, operator kapal juga diberi kesempatan melakukan penyesuaian jadwal atau penambahan frekuensi pelayaran selama masa angkutan Lebaran.

“Kami berharap pelayanan angkutan Lebaran di Kepulauan Riau dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat yang akan mudik,” tutupnya. (*)

Editor : M Tahang
#mudik lebaran #kapal roro